Berita

Soal Isu Badai PHK Masal di Banten, Ini Tanggapan Sekretaris Komisi V DPRD Banten

×

Soal Isu Badai PHK Masal di Banten, Ini Tanggapan Sekretaris Komisi V DPRD Banten

Sebarkan artikel ini

Swara45|Serang-Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sedang membayangi banyak pekerja di Banten, utamanya yang ada di sektor tekstil dan otomotif.

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermiansyah mengatakan sebuah keniscayaan ketika Banten terdampak badai PHK, karena apa? Banten masuk lima besar Provinsi dengan capaian investasi tertinggi di Indonesia tahun ini, berada di bawah DKI.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Saya berharap tidak ada namanya badai PHK di Provinsi Banten, karena itu merupakan keniscayaan, mengingat Banten merupakan gerbang investasi Indonesia, Banten juga masuk lima besar Provinsi dengan capaian investasi tertinggi di Indonesia,” terangnya, saat diminta tanggapannya mengenai badai PHK di Banten, Selasa, 31 Desember 2024.

Menurut Pria yang mendapat penghargaan sebagai tokoh Legislatif Inspiratif itu, menambahkan “Apabila memang pilihannya tidak ada opsi lain, selain harus PHK, Pemerintah Provinsi Banten harus menyediakan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak, agar hak-hak para tenaga kerja bisa diperoleh sesuai dengan aturan yang berlaku, dan diharapkan setelah pekerja mendapatkan haknya digunakan secara produktif.

“Jadi ketika haknya sudah diberikan, bisa dijadikan modal usaha untuk menambah income keluarganya, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja secara swadaya pribadi,”ujarnya.

Di sisi lain menurut Ketua Umum Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Banten ini juga, produktivitas dunia tenaga kerja di banten dan investasi yang khususnya untuk padat modal harus dijaga, “Pemrov Banten harus meningkatkan lapangan kerja dan juga menjaga kondisivitas perekonomian,”imbuhnya.

Rifky berharap, Gubernur terpilih Bapak Andra soni bisa membuat regulasi yang menciptakan lapangan kerja, selain itu terus meningkatkan implementasi program padat karya, juga mendorong pertumbuham ekonomi UMKM.

“Diharapkan kedepan Gubernur terpilih Bapak Andra Soni, membuat regulasi yang menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM dengan cara melakukan berbagai pelatihan-pelatihan untuk menumbuhkan usaha-usaha lokal,” harapnya.

Berikan Komentar