SWARA45.COM-Sebelumnya diberitakan oknum guru agama di Sekolah Dasar Kecamatan Cimarga,Kabupaten Lebak, diduga melakukan pencabulan terhadap anak muridnya setelah kegiatan belajar mengajar.
Namun belakangan ini beredar Sebuah video yang menampilkan percakapan seorang anak kecil yang diduga korban pencabulan dengan seorang pria tak di kenal.
Dalam vidio berdurasi 3 menit 19 detik itu , si anak menceritakan terjadinya dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum tersebut.
Bahkan selain terduga AG ,si anak menyebutkan salah satu nama yaitu Husni.
Saat di konfirmasi Ag membantah dengan peristiwa itu,lantaran ia mengaku tidak pernah melakukan hal sekeji itu terhadap anak didiknya.
Bahkan kata Ag dirinya siap untuk di pertemukan dengan anak tersebut,karena setelah adanya isu yang beredar keluarganya menjadi shok.
“Jujur saya merasa kaget ketika mendengar ada pemberitaan itu, saya tidak tahu apa-apa dan menyentuh anak itu pun saya belum pernah selain salaman pulang sekolah”kata Ag kepada wartawan.
Menurutnya ,dalam kejadian ini Ag menilai ada yang janggal.sebab awalnya kepala sekolah yang di tuduh namun dalam pemberitaan itu Ag yang di duga sebagai pelakunya.
“Saya bingung karena saya tidak merasa melakukan hal itu, dan awalnya kepala sekolah yang dituduh atas dugaan pencabulan itu,soalnya saya dipanggil oleh Kepsek sebelum ramai pemberitaan” Katanya. Senin (15/08/2022)
Kepala Sekolah SDN 2 Gunung anten Samsudin menjelaskan ,sebelumnya dirinya tidak mengetahui ada peristiwa itu.namun berdasarkan informasi yang disampikan dari korwil bahwa dirinya diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap siswi kelas 1.
,”Sebenarnya saya juga tidak tau apa-apa, tapi saya taunya dipanggil oleh Korwil disuruh ke kantor,kata Pak Korwil ada info bahwa bapak katanya diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap siswi kelas 1.dan sayapun merasa kaget”ungkap Samsudin.
Lanjut Samsudin,usai mendapatkan informasi dari korwil ia juga memberitahu kepada Ag untuk menelusuri bahwa di sekolahnya terjadi pelecehan seksual.
“Waktu itu saya memanggil Pak AG, bukan untuk menuduh tapi hanya ingin memberi tahu bahwa disekolah kita ini katanya ada pelecehan seksual, terhadap siswi kelas 1, karena saya mendapatkan info dari Ketua Korwil dan coba telusuri siapa orangnya Karena saya sama sekali tidak tahu soalnya saya jadi Kepsek disekolah ini baru 3 hari”ujar Samsudin.
Terkait video yang beredar ,Samsudin mengaku baru mengetahui,dan bahkan kata dia nama Husni yang disebut si anak itu,tidak terdaftar disekolah.
“Kami juga bingung sedangkan nama Husni tidak ada di sekolah kami”pungkasnya. (1K)

