sWara45 | Tangerang — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Reses ke-8 anggota DPRD Provinsi Banten, H. Wawan Sumarwan, SH, yang digelar di halaman kediamannya di Desa Pasir Barat, Kabupaten Tangerang, Jumat (31/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari masa reses persidangan ke-1 tahun sidang 2025–2026, yang menjadi sarana bagi anggota dewan untuk turun langsung ke masyarakat, menyerap aspirasi, serta mempererat hubungan silaturahmi dengan konstituen di daerah pemilihan.
“Reses adalah kewajiban kami untuk mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan masyarakat. Dari kegiatan seperti inilah kami bisa melihat secara nyata apa yang harus diperjuangkan di tingkat provinsi,” ujar H. Wawan Sumarwan dalam sambutannya.
Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa dirinya membidangi sektor pertanian, ketahanan pangan, koperasi, kelautan, dan perikanan, sehingga aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan sektor-sektor tersebut menjadi prioritas utama dalam perjuangannya di DPRD.
“Bidang yang saya tangani sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama petani dan nelayan. Karena itu, saya ingin memastikan suara mereka benar-benar sampai ke pemerintah,” tegasnya.
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri oleh pengurus PAC PDI Perjuangan, kelompok tani, relawan, serta insan pers. Wawan menjelaskan, kegiatan ini menjadi penutup dari delapan titik pelaksanaan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Banten 4, yang meliputi Kecamatan Tigaraksa, Cisoka, Kresek, Jambe, Solear, Kronjo, dan beberapa wilayah lainnya.
“Dapil kami cukup luas, jadi reses dilaksanakan di delapan titik berbeda. Hari ini merupakan evaluasi sekaligus ajang silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat. Kami undang perwakilan dari tiap kecamatan, kelompok tani, dan relawan agar bisa berdiskusi bersama,” jelasnya.
Salah satu warga, Sapyo dari Desa Pasir Nangka, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan dan sikap responsif H. Wawan dalam menampung aspirasi masyarakat.
“Saya senang karena Pak Wawan mau turun langsung mendengar keluhan warga. Beliau tidak hanya berbicara, tapi juga mencatat semua aspirasi. Ini contoh wakil rakyat yang benar-benar peduli,” ungkapnya.
Menutup kegiatan, H. Wawan menekankan pentingnya silaturahmi dan keterbukaan informasi antara wakil rakyat dan masyarakat.
“Keterbukaan itu penting. Karena itu, setiap reses saya selalu libatkan semua unsur masyarakat, termasuk media. Semua bisa menyampaikan pendapatnya secara langsung,” tutupnya. (Dedi)

