Sambil bertanya ke sejumlah pedagang, Pj. Bupati Asra menegaskan Pemkab terus berupaya mengendalikan gejolak harga pangan agar daya beli masyarakat terjaga dan inflasi terkendali.
SWARA45.COM, KUALASIMPANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyiapkan sejumlah langkah menyikapi fluktuasi harga pangan jelang Ramadhan 2024.
Hal ini disampaikan Pj. Bupati Asra, saat melakukan peninjauan harga pangan di Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Kabupaten itu, Kamis (22/2/2024).
“Untuk menjaga stabilisasi harga beras, kami akan mendirikan Rumah Pangan Kita (RPK),”kata Pj. Bupati Asra.
Langkah ini dilakukan, kata dia, guna mencegah inflasi akibat kenaikan harga bahan pangan.
“Kalau ketersediaan stok sejauh ini aman. Hanya harganya menunjukkan tren kenaikan,”ujarnya.
“Di RPK nanti harga beras per kg sebesar Rp. 11.500, jauh di bawah harga beras di pasaran saat ini yang mencapai Rp. 14 ribu per kg nya,” lanjutnya.
Sambil bertanya ke sejumlah pedagang, Pj. Bupati Asra menegaskan Pemkab terus berupaya mengendalikan gejolak harga pangan agar daya beli masyarakat terjaga dan inflasi terkendali.
“Untuk cabai merah (keriting –red) misalnya, selama tiga hari ini harganya terus naik. Hari ini sudah Rp. 70 ribu per kg, kemarin Rp. 65 ribu, dan kemarinnya lagi Rp. 60 ribu per kg,”ucapnya.
Senentara itu, terkait pengendalian harga cabai merah, Pj. Bupati Asra menyebutkan dirinya akan segera minta Dinas Pertanian dan Dinas Pangan memetakan sentra produksi lokal serta langkah teknis lainnya.
“Seperti cabai merah ini, sebenarnya bisa kita kendalikan. Nanti saya akan minta dinas terkait untuk memetakan sentra produksi lokal serta melaksanakan langkah teknis yang diperlukan untuk mengendalikan harganya,”tandasnya.[Afrizal]

