Berita

Setelah Disidak, Proyek Pengurugan Sumur Bandung Kembali Jalan

×

Setelah Disidak, Proyek Pengurugan Sumur Bandung Kembali Jalan

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang — Proyek pengurugan tanah yang berlokasi di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, kembali beroperasi setelah sebelumnya mendapat sorotan dan sempat disidak oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Kamis (12/06/2025). Kini, hasil pemeriksaan resmi menyatakan bahwa proyek tersebut tidak melanggar aturan atau menyerobot aset milik pengairan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Intelijen Satpol PP Kabupaten Tangerang, Rusnandar, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Jumat (13/06/2025).

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Menindaklanjuti pengaduan masyarakat mengenai dugaan penyerobotan lahan saluran irigasi sekunder Cidurian yang berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane Cidurian (BBWS C3), kami telah melakukan pengecekan langsung di lokasi,” ujar Rusnandar.

“Berdasarkan hasil sidak pada Kamis (12/06/2025), tidak ditemukan indikasi pelanggaran atau penyerobotan lahan oleh pihak pelaksana proyek. Kami juga telah berkoordinasi dengan petugas pengairan yang turun langsung ke lokasi pada Jumat (13/06/2025), dan informasi yang kami terima menyatakan hal serupa,” jelasnya.

Meski demikian, pihak Satpol PP Kabupaten Tangerang tetap akan melakukan pengawasan secara berkala terhadap proyek tersebut.

“Kami akan terus melakukan monitoring dengan berkoordinasi bersama Satpol PP Kecamatan Jayanti agar kegiatan pengurugan ke depannya berjalan tertib dan tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat maupun pengguna jalan,” tegas Rusnandar.

Ia juga menambahkan bahwa pada Jumat (13/06/2025), pihak pelaksana proyek telah membuat surat pernyataan tertulis yang menyatakan komitmen untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan sekitar proyek. Termasuk di antaranya dengan menempatkan petugas kebersihan di beberapa titik untuk membersihkan ceceran tanah yang jatuh ke jalan raya.

( Anas)

Berikan Komentar