SWARA45.COM |Â ANTAKYA TURKI – Tim penyelamat menyelamatkan seorang wanita yang masih hidup dari puing-puing bangunan yang runtuh seminggu setelah gempa di Turki, Senin (13/2/2023).
Laporan penyiar CNN Turk, Sibel Kaya, (40) diselamatkan di provinsi Gaziantep selatan.
Dirinya selama 170 jam terkurung di bangun yang runtuh sejak gempa pertama dari dua gempa melanda wilayah itu.
CNN Turk juga menyiarkan seminggu setelah gempa besar melanda Turki dan Suriah menewaskan lebih dari 33.000 orang.
Pada hari Minggu (12/2/2023). Tim penyelamat dari Rusia, Kyrgyzstan dan Belarusia menarik seorang pria hidup-hidup dari sebuah bangunan yang runtuh di Turki.
Kementrian Situasi Darurat Rusia mengatakan Pria tersebut sekitar 160 jam terkurung dari sebuah bangunan yang runtuh sejak gempa melanda.
“Pekerjaan penyelamatan untuk mengeluarkan pria itu dari puing-puing berlangsung lebih dari empat jam,”kata kementerian itu di platform pesan Telegram, di samping video yang menunjukkan penyelamat mengambil seorang pria dari puing-puing dan membawanya pergi.
Dia juga mengungkapkan pekerjaan itu dilakukan pada malam hari dengan penuh risiko, nyawa taruhannya dan bisa kemungkinan bangunan lain runtuh,”sambungnya.
Di distrik pusat salah satu kota terparah, Antakya di Turki selatan, pemilik bisnis mengosongkan toko mereka pada Minggu, (12/2/2023).
Hal ini dilakukan untuk mencegah barang dagangan mereka dicuri oleh penjarah.
Penerjemah: Afrizal
Sumber: Reuters

