sWara45.com – Bandung Barat – Miris ketika melintasi di jalan Saguling, Kecamatan Saguling Kabupaten Bandung barat, yang akses jalannya rusak di beberapa titik, padahal akses jalan yang rusak parah ini merupakan kebutuhan warga sehari harinya dan bukan warga Saguling saja yang melintas ke sana, ada dari warga Kecamatan Cipongkor juga Padalarang yang berbatasan dengan Saguling.

Minimnya perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung barat (KBB) tentang kondisi jalan rusak parah, membuat aktifitas warga terganggu, jalan yang terlihat rusak parah tepatnya didepan Kantor Desa Cipangeran sepanjang 300 meter.
Menurut warga sekitar, pemilik tambal ban kepada awak media mengatakan, dirinya tidak akan bepergian jika tidak ada kepentingan yang mendesak.
“Kalau bukan kepepet nganter anak sekolah, saya malas lewatin jalan itu, kalau engga ada keperluan mah engga keluar,” ujarnya Rabu (24/05/2023).
“Jalan ini jika terjadi musim hujan banyak yang celaka, karena lubang jalan tertutup air ga kelihatan dan jika musim panas banyak debu,” katanya.
Sementara itu, Ketua LSM GMBI Kecamatan Saguling (Unung) sangat prihatin atas rusaknya jalan kabupaten tersebut. Menurutnya, sudah cukup lama jalan tersebut tidak diperbaiki dan dibiarkan begitu saja.
“Saya sangat prihatin melihat jalan Kabupaten ini di biarkan rusak parah dari pak kades yang sebelumnya dan sekarang kades yang baru, baru satu periode, yang saya tau itu bukan jalan Desa tapi jalan Kabupaten, terakhir di bangun dulu waktu Bupati almarhum Pak abu sekitar kurang lebih 12 tahun”, tuturnya.
Masih ujarnya, “Sebetulnya itu kalau saja jalan Desa dari awal tahun pasti sudah di Perbaiki, jadi masyarakat sempat menanyakan ke pak kades terkait jalan itu, kata pak Kades itu jalan Kabupaten,” terangnya.
“Yang saya herankan dulu pas pembangunan jalan dulu sebelum Desa Cipangeran di perbaiki yang ke dua sesudah Desa Cipangeran sudah di perbaiki dengan pengerjaan di cor / betonisasi, tapi ko kenapa di Depan Kantor Desa Cipangeran yang panjangnya 300 meter itu belum ada perbaikan, jadi kasihan Pak Kades di sini jadi sasaran warganya yang warga tidak tahu menahu terkait jalan tersebut,” ujarnya.
Jalan tersebut menurut Unung banyak memakan korban warga terjatuh apalagi jika hujan dan gelap malam menurut nya yang paling parah pas tanjakan.
“Banyak laporan ke saya informasi terbaru ada yang lagi hamil terjatuh sampai langsung di bawa ke puskesmas lahiran, ada yang bawa anak lalu terjatuh dan banyak lagi kecelakaan lainnya,” paparnya.
Masih kata unung setahun ke belakang jalan tersebut pas tanjakannya di perbaiki oleh swadaya masyarakat para guru di Kecamatan Saguling sekaligus memperingati hari guru waktu itu.
Ketua GMBI Kecamatan Saguling berharap Pemerintah bisa menanggapi keluhan Masyarakat Saguling, segera bisa meresponnya dengan cepat, yang mana menurutnya wilayah Saguling juga masih Masyarakat Kabupaten Bandung Barat jangan sampai seperti di anak tirikan.
“Maka Kepada Dinas terkait pihak Pemda Kabupaten Bandung Barat, Saya berharap semoga dengan apa yang di keluhkan, akses jalan rusak ini meminta di tanggapi secara tepat, jadi jangan lambat supaya tidak lagi banyak memakan korban jatuh, dan kami warga masyarakat Saguling juga sama warga Bandung barat jalan pilih kasih lah, ko Kecamatan yang lain di perbaiki sedangkan Kecamatan Saguling seperti di anak tirikan,” pungkasnya.
( Awaludin Jm )

