Berita

Saat Konfirmasi, Kepsek SMKN 1 Setu Di Duga Undang Tiga Aparat Hukum Untuk Mendampingi

×

Saat Konfirmasi, Kepsek SMKN 1 Setu Di Duga Undang Tiga Aparat Hukum Untuk Mendampingi

Sebarkan artikel ini

sWara45 I Bekasi – Saat Media sWara45 ingin mengklarifikasi pemberitaan sebelumnya di SMKN 1 SETU, sebelumnya swara45 sudah komunikasi via HP dengan Asep Sudarsono Ka KCD Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan telah mendapat ijin dari KCD.

Saat swara45 sampai di SMKN 1 Setu melapor Security (satpam) sekolah maksud kedatangan untuk klarifikasi berita, akhir swara45 di terima oleh Sugiyo selaku Kepsek yang di dampingi Ka SuBag TU SMKN 1 Setu tersebut

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Disaat wawancara berlangsung beberapa menit tiba-tiba datang tiga aparat hukum dengan lengkap seragam dari kesatuannya, spontanitas wawancara yang sedang berlangsung pun berhenti.

Merasa aneh dengan kedatangan mereka, swara45 mencoba mengklarifikasi maksud kedatangannya, salah satu dari mereka mengatakan “kita adalah BaBinsa & Bimaspol wilayah setempat yang di undang kepsek”, ujarnya.

Saat di konfirmasi langsung ke Kepsek, Sugiyo mengatakan, ” Iya, anggota ini satgas gugus tugas di desa ini yang sengaja saya undang” Jawab Sugiyo dengan gagahnya.

Saat swara45 mengatakan bahwa ini sedang wawancara khusus dengan pede nya Sugiyo Kepsek SMKN 1 Setu mempersilahkan ke 3 APH itu duduk mendampinginya untuk wawancara.

Setelah swara45 mulai wawancara, yang sebelumnya diberitahukan bahwa ini di rekam video, salah satu dari mereka mengatakan ” tidak masalah, silahkan di lanjut wawancaranya”, sambil duduk di samping depan Sugiyo Kepsek SMKN 1 Setu.

Di saat wawancara berlangsung, ketika swara45 meminta Kepsek agar menjelaskan realisasi anggaran Extrakurikuler secara rinci dengan membaca atau menyebutkan jenis atau macam barang yang di belikan, tiba-tiba salahsatu dari APH yang duduk di sebelah kanan mengatakan ” tidak perlu di baca (sebutkan) jenis/macam barang semua ” ujarnya.

Mendengar ucapan tersebut spontanitas di complain swara45, setelah swara45 Complain, dan meminta agar Kepsek SMKN 1 Setu untuk menjelaskan baru lah Sugiyo membaca dan menyebutkan nama & jenis barang yang di belanjakan tanpa menyebut besaran harga dari jenis/macam barang yang disebutkan.

Setelah wawancara selesai akhirnya swara45 mohon ijin untuk pamit.

Terpisah, saat di minta komentarnya Mada salah satu wartawan media cetak lokal prihal kejadian tersebut mengatakan, apa yang di lakukan Sugiyo Kepsek SMKN 1 Setu dengan mengundang 3 APH patut di pertanyakan, untuk apa meminta didampingi, kan ini hanya wawancara terkait realisasi anggaran ekstrakulikuler sesuai dengan undang-undang keterbukaan informasi.

Masih dikatakan Mada, jika Kepsek merasa tidak pede atau pun risih dengan awak media yang ingin konfirmasi (wawancara) bisa di dampingi oleh Wakepsek Humas atau bendahara, bukan nya dengan KaSuBag TU yang notabene nya tidak masuk dalam struktural, jelas Mada

Masih menurut Mada, jika memang perlu pengamanan Kepsek bisa meminta Satpam atau Security sekolah yang bertugas pada itu, bukannya memanggil aparat TNI & Polri karena Tugas pokok TNI & Polri bukan mendampingi Kepsek, kata Mada dengan nada tegas

Hal serupa di sampaikan Edi Sinaga Ketua LMS Laskar Anti Korupsi Indonesia ( LAKI ) DPC Kab Bekasi saat di minta tanggapan nya mengatakan, Jabatan kepsek SMK N 1 Setu perlu dikaji ulang, masa mau klarifikasi aja harus memanggil Babinsa dan bimaspol?. Media yg mau klarifikasi tentu menjaga Prokes, ujarnya ( Hisar )

Berikan Komentar