Berita

Rekayasa Babi Ngepet, Ustadz Adam Ibrahim Ingin Terkenal, Malah Masuk Bui

×

Rekayasa Babi Ngepet, Ustadz Adam Ibrahim Ingin Terkenal, Malah Masuk Bui

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Depok – Polresta Depok mengungkap cerita soal babi “Ngepet atau babi jadi-jadian” yang menghebohkan warga Bedahan Sawangan, ternyata cuma rekayasa Ustd Adam Ibrahim.

Pelaku yang tak lain adalah Ustd Adam Ibrahim, orang yang pertama menyebarkan berita Hoax, sekenario rekayasa yang di buat sedemikian rupa dan seolah – olah ada Babi ngepet yang tertangkap

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Kami sampaikan semua yang sudah Viral 3 hari sebelumnya itu adalah Hoax,”ujar Kapolres di hadapan awak media

“Itu berita bohong, kejadiannya tidak seperti apa yang diberitakan,” ujar Kapolresta Depok Kombes Imran Siregar dalam jumpa pers di Polresta Depok, Jl Margonda Raya, Depok,(29/4/2021).

Iman salah satu warga setempat juga menjelaskan ikhwal cerita soal babi ngepet tersebut. Cerita bermula, tersangka bernama Adam Ibrahim ini menerima laporan terkait adanya sejumlah warga yang kehilangan sejumlah uang,”ucapnya

“Cerita ini berawal dengan adanya cerita masyarakat sekitar merasa kehilangan uang Rp 1 juta, ada yang Rp 2 juta,” kata Kapolres.

Dari situ, Adam Ibrahim dan 8 orang lainnya kemudian bekerja sama. Mereka lantas mengarang cerita soal adanya babi ngepet ini,” jelasnya

Pelaku ini bekerja sama dengan kurang lebih 8 orang, mengarang cerita tersebut, dan seolah – olah itu babi ngepet beneran, dan ternyata itu rekayasa tersangka dan teman – temannya.

Kepada warga, Ustd Adam Ibrahim menggambarkan babi ngepet itu berkalung dan kepalanya diikat tali merah. Ketika di tangkap di sabet pakai sorban dan diseret memakai lidi 7 batang, lalu dari mana asal-usul babi itu? Ini yang jadi pertanyaan…!!!

“Tersangka merekayasa dengan memesan pecinta binatang secara online seekor babi dari pencinta binatang di beli Rp.900.000,” ujarnya.

Sebelumnya, isu babi ngepet ini membuat heboh warga Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok. Pihak kepolisian dari Polsek Sawangan mendatangi lingkungan RT 02/04 Bedahan, Sawangan, Kota Depok, sejak Rabu (28/4/2021).

Saat aparat kepolisian menyamar dan menemui Ustd Adam Ibrahim diantar warga sekitar. Mereka berbincang soal babi tersebut. Disinilah terbongkar kelakuan sebenarnya Ustd Adam Ibrahim yang telah mengelabui warga setempat dan seolah – olah memang benar itu yang di tangkap babi ngepet.

Akhirnya Aparat kepolisian bersama Ustd Adam ibrahim dan sejumlah warga lainnya berjalan kaki menuju ke sebuah perkebunan tak terpakai. Ternyata perkebunan itu merupakan tempat dimana bangkai hewan diduga babi ngepet itu dikubur.

“Saya juga kurang tahu, baru tahu ini (bangkai babi) dipindahkan,” ujar Adam.
Terkait motif Ustd Adam Ibrahim hanya ingin terkenal dan dihormati orang,”ujarnya

Seorang warga yang membawa cangkul kemudian menggali tanah dan sekantong plastik warna merah diangkat. Di balik plastik warna itu terbungkus dan terlihat badan serta kepala babi yang kemarin dibunuh.

Polisi kemudian langsung mengambil alat ukur untuk mengukur panjang babi yang mati itu. Polisi pun menegaskan bangkai tersebut benar – benar babi.

“Panjang babi sekitar 50 cm, lebarnya 25 cm, perutnya diameter. Berat berapa ? 20 kilogram ada ?ujar salah satu anggota polisi

Ini babi masih anakan, kalau sama induknya masih “nyusu”, gak ada, sekitar 8 kilo,” balas warga.

Kami warga sini merasa di cemarkan nama Desa kami sama Ustad dan oknum wanita yang memakai kerudung. Karena awalnya mereka mengaku orang pintar,” pungkasnya

(Ari Ariyanto)

Berikan Komentar