SWARA45.COM–Kepala seksi Sarana dan Prasarana (Kasi Sapras) Dinas pendidikan dan kebudayaan (Dindikbud) Lebak, Giri Santoso mengatakan, progres pelaksanaan rehabilitasi gedung SD di Kabupaten Lebak saat ini sudah sekitar 50 persen.
Baca Juga :Dinilai Tidak Tepat Sasaran,Program MBR PDAM Lebak Di Soal Japati
“Alhamdulillah, pelaksanaan rehab SD progresnya sudah 50 persen,” kata Giri Santoso Senin, 13 September 2021.
Ia menjelaskan, pelaksanaan rehabilitasi gedung SD di Kabupaten Lebak bersumber dari DAK tahun 2021. Gedung SD yang mendapatkan bantuan rehabilitasi sebanyak 40 sekolah, yang tersebar di sejumlah titik.
Selain mendapatkan bantuan rehabilitasi gedung sekolah dari DAK.Kabupaten Lebak juga mendapat bantuan rehabilitasi bersumber dari anggaran APBN TA 2021, sebanyak 25 sekolah yang dilaksanakan langsung oleh PUPR Provinsi
“Rehabilitasi berupa perbaikan ruang kelas, seperti perbaik atap pengecetan dan lainnya,” katanya.
Menurutnya, sejauh ini di Kabupaten Lebak masih gedung sekolah yang memerlukan perbaikan. Namun, karena anggaran terbatas, maka perbaikan dilakukan hanya bagi sekolah yang kondisi sudah memerlukan perbaikan mendesak.
“Jadi hanya skala prioritas saja. Sebenarnya, masih banyak sekolah yang memerlukan perbaikan,” ucapnya.
Ia berharap, dengan adanya rehabilitasi tersebut membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa menjadi lebih nyaman. Sehingga, menjadikan dunia pendidikan di Kabupaten Lebak semakin maju dan berkembang.
“Dengan gedung sekolah yang layak, maka KBM akan lebih nyaman dan lancar,” ujarnya. (7MR)

