sWara45 | Tangerang — Ketua RW 03 Kampung Pete, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rahmat Kubil, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya sekadar seremonial tahunan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikannya usai pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2025 M, yang dirangkaikan dengan Haul Siti Fatimah Az-Zahra dan Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani, di Desa Pete RW 03, Sabtu malam (18/10/2025).
“Alhamdulillah, acara Maulid Nabi ini berjalan sukses dan penuh keberkahan. Semoga di tahun mendatang bisa lebih meriah lagi. Tapi yang terpenting, kita semua jangan hanya merayakan Maulid, melainkan juga meneladani kebiasaan Rasulullah dalam kehidupan kita,” ujar Rahmat Kubil penuh keteduhan.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW harus dihidupkan kembali di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda yang menjadi harapan umat.
“Contoh kecilnya, Nabi tidak makan makanan yang masih panas, dan selalu menggunakan tangan kanan ketika makan atau minum. Hal sederhana seperti itu mencerminkan kesantunan dan adab yang tinggi,” tambahnya.
Selain aspek keagamaan, Rahmat Kubil juga menekankan pentingnya kegiatan sosial yang menyertai acara keagamaan. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim dan janda jompo, sebagai wujud nyata kepedulian dan kebersamaan warga.
“Maulid ini bukan hanya soal doa dan tausiah, tapi juga bentuk kasih sayang kepada sesama. Alhamdulillah, antusiasme warga luar biasa. Mereka hadir dengan semangat kebersamaan dan tetap tertib sampai acara selesai,” tutur pria yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat di Jalan Syekh Mubarok RT 002/003, Desa Pete.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus melestarikan kegiatan keagamaan dan sosial semacam ini sebagai bagian dari pembinaan masyarakat dan penguatan karakter umat Islam di lingkungannya.
“InsyaAllah tahun depan kami akan adakan kembali Maulid Nabi dan Haul dengan skala yang lebih besar. Kegiatan seperti ini harus terus dijaga, karena menjadi sarana mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah warga,” pungkasnya.
Kegiatan Maulid Nabi di Kampung Pete RW 03 ini juga dimeriahkan dengan berbagai doorprize dan hadiah menarik, serta dihadiri oleh KH. Badrusalam dan KH. Tajudin Subki yang menyampaikan tausiah tentang pentingnya cinta Rasul dan kepedulian sosial.(Dedi)

