sWara45 | Kabupaten Tangerang – Proyek betonisasi jalan di Perumahan Adiyasa, tepatnya di Jalan Cempaka RT 05/06, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan karena pelaksanaan awalnya dinilai tidak transparan dan terkesan kurang terencana, Minggu 11/05/2025.
Saat tim media berada di lokasi, salah satu pekerja mengatakan bahwa proyek ini merupakan milik pemerintah Desa. Namun, ketika ditanya mengenai papan informasi anggaran proyek, ia menjawab
“Biasanya nanti setelah pekerjaan selesai baru dipasang, Bang.” Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang komitmen terhadap prinsip transparansi anggaran publik.
Lebih lanjut, tim investigasi menemukan bahwa pengerjaan dilakukan tanpa proses pembongkaran jalan lama atau penggalian dan pengerasan dasar jalan sebagaimana umumnya dilakukan untuk memastikan kualitas konstruksi. Pekerja mengaku bahwa dasar jalan dianggap sudah cukup kuat sehingga langsung ditimpa dengan urukan batu.
Hal yang menarik, menurut pengakuan pekerja, ketinggian papan bekisting hanya 15 cm, namun dalam pelaksanaan akan dinaikkan menjadi 20 cm. “Demi masyarakat, Bang, biar lebih awet, makanya kami buat 20 cm,” ujarnya.
Meskipun pernyataan tersebut terdengar positif, tim juga menemukan bahwa papan bekisting tampak digali lebih dalam, sedangkan permukaan jalan sudah ditinggikan dengan urukan batu. Ini menimbulkan kekhawatiran bahwa ketebalan coran beton di bagian tengah jalan tidak akan merata atau sesuai standar, karena hanya sisi kiri dan kanan yang akan mencapai ketinggian maksimal.
Perbedaan tinggi permukaan ini memunculkan dugaan apakah spesifikasi teknis sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), ataukah ada potensi penyimpangan. Apakah benar peningkatan spesifikasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, atau justru hanya menjadi alasan untuk menyamarkan praktik yang merugikan?
Tim investigasi sWara45 akan terus mengawal pelaksanaan proyek ini hingga tahap pengecoran selesai, untuk memastikan bahwa proyek dijalankan sesuai ketentuan dan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi warga.
(DEDI)

