sWara45 | Tangerang – Program bedah rumah BSPS/bantuan stimulus perumahan sederhana dari kementerian PUPR kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang, pihak koordinator dengan sub matrial diduga tidak singkron saat dimintai keterangan, senin (2/8/21)
Program bedah rumah BSPS di kecamatan Jayanti berjumlah 20 uniit dengan biaya anggaran perunit rumah Rp.20 jt, dan desa yang mendapatkan bedah rumah BSPS yaitu, desa Cikande 14 unit rumah desa jayanti 3 unit rumah, desa sumur Bandung 3 unit rumah.
Waseh Koordinator bedah rumah BSPS,saat di konfirmasi via WhatsApp menjelaskan, “kegiatan bedah rumah BSPS adalah program kementerian PUPR,
Pembangunannya baru mulai di distribusikan”.
Kontraknya 5 bulan dari mulai verifikasi dan sudah berjalan 2 bulan jadi sisa 3 bulan, sistem kerjanya swakelola masyarakat yang mengerjakan, jelasnya.
Saat di konfirmasi toko material bangunan mana yang mengesub bahan materialnya, Waseh Koordinator bedah rumah menjawab, setelah kami survey ke 3 toko material bahan bangunan hanya tokoh matrial TB Mutiara bangunan yang sanggup, terangnya.
Keterangan Waseh Koordinator bedah rumah BSPS, diduga tidak singkron dengan keterangan pk haji Bisri pemilik toko material bangunan TB Mutiara bangunan yang berlokasi di kp pasirab RT 013/006 desa jayanti,saat di konfirmasi awak media di toko materialnya.
Haji Bisri menjelaskan,selama ini saya belum mengetahui toko material saya TB Mutiara bangunan, menjadi suplayer bahan bangunannya, mungkin atas nama toko material bangunan TB Mutiara bangunan saja di Rab nya sedangkan material bangunannya ambil di toko material bangunan yang lain, ujarnya.
(Bonai)

