sWara45 | Seperti dayung bersabut pertemuan demi pertemuan makin mengakrabkan kembali kedua tokoh nasional ini. Diawali silaturrahim Ketum dan petinggi PBB kekediaman Ketum Gerindra, pembicaraan yang hangat penuh kekeluargaan mengingatkan akan kenangan 40tahun lalu pak prabowo dan pak Yusril sudah saling mengenal.
Pada kesempatan itu Sekjend PBB mengundang Pak Prabowo untuk hadir dalam acara penganugrahan gelar adat Rajo Basa di Pagarayung, seperti berjodoh ternyata Pak Prabowo juga punya agenda pacuan kuda di tanah datar hanya selisih satu hari dari acara sekjend PBB yang juga Wamenaker ini.
Dalam acara penganugrahan bapak Afriansyah Noor sabtu 29 April 2023 didampangi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra yang bergelar Datuak Palinduang, Menhan Prabowo Subianto bukan hanya hadir namun menariknya Menhan yang menyetir mobil Maung membawa Wamenaker dan Ketum PBB ke Istana Pagaruyung.
Beberapa hari ini hubungan pak Prabowo Subianto (PS) dengan pak Yusril Ihza Mahendra (YIM) terlihat makin akrab.
Mulai dari bersama hadir acara adat di rumah gadang pagarayung sabtu kemarin sampai minggu siang tadi tampak terlihat bersama membuka Wirabraja open race pacuan kuda di lapangan pacuan kuda Tanah datar.
Ketika hal ini dikonfirmasi ke Firmansyah ketua PBB yang terlihat mendampingi YIM mengiyakan kebersamaan tersebut,namun ketika ditanya terkait peluang PBB berkoalisi atau berpasangan dalam pilpres ketua PBB ini enggan berkomentar banyak.
Kalau Soal berkoalisi atau pasangan dalam pilpres biar waktu yang menjawab, pilpres kan masih lama, yang didepan mata saat ini kami fokus pendaftaran caleg. soal pilpres kami menyerahkan sepenuhnya arah dukungan Pilpres pada Ketum PBB.
Koalisi apalagi berpasangan dalam pilres itukan soal kemistri, yang jelas hari ini publik dapat melihat hubungan kedua tokoh bangsa ini sangat baik dan harmonis, satu berlatar belakang Militer sedangkan satunya pakar hukum, ahli tatanegara yang juga tokoh Islam, tentulah banyak hal tentang kenegaraan yang dibahas dalam pertemuan yang makin sering terjadi ini.(Red)

