Berita

Pondok Pesantren Al-Khoiriyatus Sa’adah Gelar Pelepasan Khidmat dan Kenaikan Kelas Santri Penuh Makna

×

Pondok Pesantren Al-Khoiriyatus Sa’adah Gelar Pelepasan Khidmat dan Kenaikan Kelas Santri Penuh Makna

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Kabupaten Tangerang – Pondok Pesantren Terpadu Al-Khoiriyatus Sa’adah yang berlokasi di Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menggelar acara Pelepasan Khidmat dan Kenaikan Kelas Santri pada Minggu (22/06/2025) dengan penuh kekhidmatan dan nuansa kebersamaan.

Acara ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok, KH. Abdul Matin, dan turut dihadiri oleh para pengasuh, dewan asatidz, wali santri, Sekretaris Desa Matagara Fahroni, serta tokoh masyarakat setempat.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Dalam sambutannya, KH. Abdul Matin menyampaikan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya bertujuan mencetak insan yang berilmu, namun juga membentuk karakter santri agar memiliki akhlak mulia dan semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

“Kenaikan kelas bukan hanya berarti naik secara akademik, tapi juga harus naik dalam semangat khidmat, disiplin, dan akhlak. Santri adalah harapan umat, dan kalian semua adalah calon pemimpin masa depan,” tegasnya di hadapan para hadirin.

Perwakilan Pendidikan Pesantren Kementerian Agama kabupaten Tangerang, Joni Suhaini, dalam arahannya menekankan pentingnya integritas, akuntabilitas, dan spiritualitas dalam proses pendidikan di pesantren.

“Anak-anak harus semangat, jaga integritas, ikuti aturan pondok, dan bertanggung jawab atas amanah yang diberikan. Jadilah santri yang humanis dan menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual,” ucapnya.

Ia juga menginspirasi para santri dengan kisah Ibnu Hajar, ulama besar yang belajar selama 40 tahun tanpa mengenal lelah. Menurutnya, semangat belajar harus terus diasah layaknya air yang mampu melubangi batu karena terus-menerus menetes.

Sekretaris Desa Matagara, Fahroni, yang hadir mewakili pemerintah desa, menyampaikan apresiasi dan harapan agar pondok pesantren ini terus mencetak generasi unggul.

“Kami mendukung penuh keberadaan yayasan Al-Khoiriyatus Sa’adah yang telah memberi kontribusi besar dalam mencerdaskan anak-anak Desa Matagara dan masyarakat umum. Semoga para santri menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan membanggakan bangsa, agama, serta kedua orang tua,” ujar Fahroni.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Al-Khoiriyatus Sa’adah, KH. Nana Fitriana Abdul Matin, juga menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri.

“Kami bangga dengan semangat belajar dan khidmat para santri. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk masa depan yang gemilang dan penuh berkah,” tuturnya.

Acara berlangsung semarak dengan berbagai penampilan seperti hadrah, pembacaan puisi islami, testimoni santri akhir khidmat, serta pemberian penghargaan kepada santri berprestasi. Suasana haru terasa saat prosesi pelepasan ditandai dengan pengalungan sorban dan doa bersama.

Para wali santri pun mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas dedikasi para pengajar dan pengasuh pondok pesantren. Mereka berharap Al-Khoiriyatus Sa’adah terus tumbuh menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul di Kabupaten Tangerang.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin KH. Abdul Matin, mengiringi harapan agar seluruh santri terus istiqamah dalam menuntut ilmu dan mengabdi demi kemaslahatan umat.

Berikan Komentar