sWara45 | Sorong Selatan – PJ sekda Sorong Selatan Dance Nauw SP MS.i meresmian gedung gereja sementara gereja Kristen injili (GKI) di tanah Papua jemaat eklesia johsiro distrik moswaren, Bakal Klasis aitinyo, sabtu (11/09/2021).
Berdasarkan sidang jemaat Gereja GKI eklesia johsiro yang kedua dengan memutuskan untuk di bangun gedung gereja baru, maka jemat telah membangun gedung gereja sementara untuk dapat memindahkan alat sakramen ke gedung gereja sementara, gedung gereja lama akan di bongkar untuk di bangun gedung gereja baru.
Pembangunan gedung gereja sementara gereja GKI eklesia johsiro menelan waktu kurang lebih 9 bulan dan menelan dana sebesar Rp 148.600.000; hasil sumbangan dari jemaat atau usaha dana bantuan dari anak anak tuhan yang berasal dari Sorong Selatan dan Maybrat.
Acara ini di awali dengan ibadah syukur yang di lakukan di gedung gereja Lama yang di pimpin oleh Pdt Maryulen Kafiar dan di ikuti oleh para jemaat serta tamu undangan yang hadir dalam acara peresmian gedung gereja sementara.
Dilanjutkan dengan perpindahan alat sakramen ke gedung gereja baru dan di lakukan prosesi peresmian gedung gereja sementara.
Prosesi ini di lakukan untuk mewakili badan pekerja bakal Klasis aitinyo Pdt . A . Y sohuat yang merupakan ketua bakal Klasis aitinyo .
PJ sekda Dance Nauw SP MS.i mewakili pemerintah kabupaten Sorong Selatan, Korneles Kambu S.Sos mewakili pemerintah Maybrat, Kepala dinas pendidikan dan di saksikan oleh seluruh jemaat eklesia johsiro .
Pj Sekda Sorsel Dance NAUW dalam sambutannya mengatakan, bahwa bakal Klasis aitinyo merupakan Klasis yang sangat unik yang berkedudukan di dua pemerintahan yaitu kabupaten Sorong Selatan dan kabupaten Maybrat.
Maka dua pemerintah ini harus di pertemukan untuk dapat membahas pelayanan dari kedua pemerintah Sorong Selatan dan Maybrat terhadap pekerjaan Tuhan di bakal Klasis aitinyo yang berkedudukan di dua pemerintah tersebut, seperti pembangunan sarana ibadah atau kesejahteraan para pelayan atau melakukan kegiatan rohaniawan, ujar Dance Nauw.
Karena selama ini kedua pemerintah kabupaten Sorong Selatan dan Maybrat selalu bertemu dalam acara seremonial seperti peresmian gedung gereja baru atau peletakan pembangunan gedung gereja sementara, tetapi bisa membuat kegiatan yang bisa dapat mengakomodir anak-anak tuhan agar dapat bergandeng tangan untuk menopang pekerjaan pelayanan Tuhan di bakal Klasis aitinyo, tuturnya.
Bakal Klasis aitinyo merupakan tempat pertama kali perjalan Injil Tuhan memasuki Maybrat perlu di perhatikan dengan baik seperti peningkatan sarana pembangunan rumah ibadah dan kesejahteraan para pelayan firman , kata Dance Nauw.
Dalam kesempatan ini juga PJ Sekda Sorsel memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp 20.000.000; kepada panitia pembangunan gedung gereja sementara untuk dapat membiayai kebutuhan yang belum terselesaikan. (Roi)

