SWARA45.COM | BANDA ACEH – Pj Bupati Aceh Tamiang Meurah Budiman menyerahkan bantuan untuk masyarakat yang terdapak gempa bumi di Turki senilai Rp 400 juta rupiah.
Bantuan tersebut diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
Saat di acara penyerahan bantuan tersebut kepada Kepala BPBA Dr. Ilyas, MP, pada Jum’at (24/3/2023).
Pj. Bupati Aceh Tamiang Dr. Drs. Meurah Budiman SH MH mengatakan, bantuan tersebut barasal dari sumbangan seluruh aparatur di lingkungan Pemkab Aceh Tamiang.
“Alhamdulillah di hari yang baik ini, kami serahkan bantuan kemanusiaan untuk saudara-saduara kita di Turki yang menjadi korban gempa,” ucapnya kepada Kalak BPBA.
Meurah juga mengatakan aksi penggalangan dana ini merupakan tindaklanjut arahan Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki.
Melalui surat itu, kata Meurah, Achmad Narzuki mengingatkan bahwa pemerintah dan masyarakat Turki telah ikut beperan dalam membantu rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca-gempa dan tsunami 2004.
Meurah menyampaikan ribuan terimakasih kepada seluruh aparatur Pemkab dan masyarakat Aceh Tamiang atas keikhlasan memberikan bantuan kemanusiaan korban gempa diTurki.
“Semoga keikhlasan ini digantikan Allah SWT dengan rezeki yang tidak disangka-sangka,”ucapnya.
“Dan bantuan ini, semoga bermanfaat bagi para korban gempa di Turki”,imbuhnya.
Diketahui, korban tewas akibat gempa Turki dan Suriah tercatat sudah lebih dari 51 ribu jiwa, pada Selasa (28/2/2023) lalu.
Puluhan ribu orang juga masih hilang ketika pihak berwenang Turki telah menghentikan hampir seluruh misi penyelamatan di lapangan.
Badan Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) melaporkan sebanyak 45.089 orang tercatat meninggal dunia akibat gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7 pada 6 Februari lalu itu.
Sebanyak 108 ribu warga ikut terluka akibat bencana tersebut.
160 RIBU GEDUNG DAN 520 RIBU APARTEMEN RUSAK PARAH

Dikutip Reuters, pihak berwenang juga mencatat total ada sekitar 160 ribu gedung yang membuat 520 ribu apartemen runtuh atau rusak parah akibat gempa yang menyasar wilayah selatan dan tenggara Turki ini.
Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan setidaknya 6.000 orang tewas akibat gempa yang sama di Suriah.
Sebagian besar korban tewas itu berada di wilayah pemberontak di timur laut Suriah.
ketua lembaga bantuan kemanusiaan PBB, Martin Griffiths, juga menuturkan puluhan ribu orang masih berstatus hilang baik di Turki dan Suriah.
Ini memungkinkan, kata dia, jumlah korban tewas akibat bencana gempa paling dahsyat sejak satu abad terakhir ini bertambah.
Hingga kini, Griffiths memaparkan Turki dan sekitarnya juga masih rawan diterjang gempa susulan.
Sejak gempa dahsyat pada 6 Februari lalu,
Turki dan sekitarnya telah diterjang setidaknya 1.000 gempa susulan yang tak jarang berkekuatan cukup lumayan besar.[Afrizal]

