KUALASIMPANG | SWARA45.COM – Pj. Bupati Aceh Tamiang, Dr. Drs. Meurah Budiman, SH, MH menijau akses penyeberangan sungai yang rusak parah berupa paton yang kerap disebut getek di Kampung Tanjung Binjai, Kecamatan Bendahara, Jum’at (3/2/2023).
Akses penyeberangan berupa getek tersebut sejak delapan bulan ini lumpuh total dikerenakan rusak parah.
Pj. Bupati Meurah didampingi oleh sejumlah pejabat terkait.
Diantaranya Asiten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh & Kesejahteraan Rakyat, Muslizar, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, dr. Catur Haryati, Kadis Perhubungan, Syuibun Anwar, Kadis PUPR, Edy Mofizal, dan Kepala Bappeda, M. Zein.
Robongan Pj Bupati tiba di lokasi sekira pukul 15.30 WIB.
Ketika itu, rombongan disambut langsung oleh Camat, Unsur Forkopimcam dan Datok beserta jajarannya dan masyarakat sekitar.
Pj. Bupati Meurah mengatakan dirinya berjanji akan berupaya untuk membenahi dan memperbaiki ponton tersebut.
“Ini akan menjadi perhatian bagi kami, untuk serius bersama-sama mencari solusi,”kata Meurah.
“Maka nya, dalam kunjungan ini saya menggandeng (membawa) OPD terkait sebagai upaya menjembatani permasalahan ini”,lanjut Meurah.
Datok Penghulu Kampung Tanjung Binjai Muhammad Ricin dan Perwakilan masyarakat yang menceritakan bahwa mereka sangat butuh dengan transportasi ponton ini.
Dia mengatakan Panton tersebut merupakan transportasi untuk menuju kampung Tanjung Binjai dan Kampung Kuala Penaga telah lumpuh total.
“Ponton tersebut merupakan satu-satunya akses yang dilalui oleh masyarakat, baik menggunakan kenderaan roda dua, roda empat maupun roda enam”, kata Datok Ricin.
Dijelaskannya, Ponton tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Aceh untuk sarana transportasi bagi masyarakat yang berada di Kampung Tanjung Binjai dan Kuala Penaga.
“Akibat dari tenggelamnya Ponton tersebut telah membuat perekonomian masyarakat di dua kampung mulai terpuruk,”ucap Ricin.
“Karena, hasil perkebunan rakyat yang ada di kampung Tanjung Binjai dan Kuala Penaga tidak bisa dibawa keluar,”sambungnya.
Ricin juga mengatakan dampak dari kerusakan Ponton tersebut telah mengakibatkan harga jual buah kelapa sawit dan padi yang dibeli oleh agen dengan harga yang cukup murah.
Selain itu, kata Ricin, sejak tenggelamnya ponton delapan bulan yang lalu, tepatnya hari Sabtu (23 Juni 2022).
Harga-harga barang seperti kebutuhan pokok dan lainnya melambung tinggi.
Kedatangan Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Meurah Budiman ke Kampung Tanjung Binjai disambut dengan tarian tradisional Aceh dan dilanjutkan dengan acara tepung tawar. Pj. Bupati juga dijamu dengan makanan tradisional bubur pedas.
Tampak ikut mendampingi kunjungan Bupati, Camat Seruway dan Bendahara bersama unsur Forkopimcam, sejumlah Datok Penghulu, dan tokoh masyarakat setempat.[Afrizal]

