Berita

Piil Pesenggiri, Identitas Luhur yang Dijaga Masyarakat Lampung

×

Piil Pesenggiri, Identitas Luhur yang Dijaga Masyarakat Lampung

Sebarkan artikel ini
Sketsa: Pahlawan Lampung Raden Intan 11
Sketsa: Pahlawan Lampung Raden Intan 11

sWara45 | Lampung – Bagi masyarakat Lampung, Piil Pesenggiri  bukan sekadar filosofi, melainkan nilai luhur yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Konsep ini mencerminkan harga diri, kehormatan, dan martabat seseorang yang harus dijaga demi nama baik keluarga dan komunitas, Sabtu 01/03/2025.

Piil Pesenggiri terdiri dari beberapa prinsip utama, seperti  Pesenggiri (menjaga kehormatan diri),  Nemui Nyimah (ramah dan menghormati tamu), Nengah nyappur  (aktif dalam pergaulan sosial), Sakai Sambayan (gotong royong), dan Juluk Adek  (menjaga nama baik sesuai gelar atau tanggung jawab).

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Orang Lampung sangat menjaga piil-nya karena berkaitan dengan kehormatan pribadi dan keluarga. Malu adat atau tindakan yang merusak nama baik bisa berdampak luas, bahkan mempengaruhi posisi seseorang dalam masyarakat.

Hal ini tergambar dalam kisah sejarah Raden Intan, pejuang dari Lampung, yang pernah bertanya kepada ibunya, “Apa obat malu, Ibu?” Sang ibu dengan tegas menjawab, “Mati, anakku.” Jawaban ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kehormatan dalam budaya Lampung, bahkan dianggap lebih berharga dari nyawa itu sendiri.

Selain menjadi identitas budaya, Piil Pesenggiri juga menjadi bukti bahwa masyarakat Lampung memiliki karakter kuat dalam menghadapi tantangan zaman tanpa melupakan akar tradisi mereka.

(Dedi)

Berikan Komentar