Swara45.com|Maybrat – Masyarakat Melakukan Ibadah Syukuran mengperingati hari ulangtahun pekabaran Injil di Bumi A3 (Kabupaten Maybrat).
bersama kedua para misyomaris, Yakobus solisa dan Yohan frans 1937 Ikowok, dapat berjalan hingga sampai dengan selesainya, Ikowok, distrik aitinyo tenggah kab Maibrat Papua barat daya 17 januari 2023.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Badan pekerja Klasis Aitinyo, asisten satu Dra. Yohana Iek anggota DPRD dari fraksi Golkar, Drs. Matius Basna, Msi., fraksi golkar, Sarteis wanane, fraksi PDIP Nehemia Isir S.E. MM, fraksi Nasdem Naftali Kambu,S.H, Kapolsek Aitinyo, Koramil aitinyo barat, para pendeta dan hamba Tuhan dari delapan (8) denominasi gereja, kaum intelektual aitinyo raya, serta para tamu undangan.
ketua Klasis, Ibu Pdt. A.Y.Sohouwat, S.Th. M. Mis, dalam sambutannya, “Pertama-tama kita dapat merefleksi kembali hari ini, sudah 86 tahun pekabaran Injil di bumi maybrat, sudah sebagai usia yang dewasa, bukan hanya fisik tetapi juga dewasa secara rohani, untuk itu semua perbedaan pendapat dan segala hal yang buruk mari kita tinggalkan, sebagai tanda kita telah di menangkan oleh Injil kebenaran itu”.
“untuk itu saya menggajak bapa ibu umat Tuhan, agar selesai dari kegiatan perayaan HUT pekabaran Injil di Ikowok pada hari ini, tutup Ketua Klasis Aitinyo.
Ada pun penyampaian atas nama panitia Sarteis wanane, mengajak seluruh masyarakat Maybrat untuk mengucap syukur karena Tuna telah mengutus Yakobus solisa dan Yohan frans untuk mengabarkan Injil di Ikowok pada Tahun 1937, karena proses peradaban ini, sehingga orang Maibrat dapat mengenal Terang dan di berkati oleh Tuhan melalui pembanguna SDM maupun pembanguna isfrastruktur di bumi A3(Maybrat), terlebih khusus generasi muda yang berada di wilayah aitinyo raya.
dapat menyampaikan perayaan Injil yang ke-86 tahun, selaku umat percaya kepada Tuhan yang maha esa, kita patut naikkan syukur kita, dan harus perayaan hut pekabaran Injil mulai dari
Sarteis menegaskan, “Perayaan HUT PI ini agar terus dirayakan dari generasi ke generasi, karna dengan proses ini kita generasi mudah akan trus di berkati Tuhan dari tanda heran satu ketanda heran yang lain, dan juga akan menjadi berkat bagi banyak orang karna kita mengghormati sejarah”.
Sarteis juga berharapan, “mengingat pentingnya peradaban ini sehingga harus dibangun sebuah situs, dan tanggal masuknya penjabaran Injil ini harus Diperdakan, untuk itu pemerintah dan pihak Gereja harus segerah menyikapi itu dengan baik, artinya bahwa ada hasil keputusan dari seminar, sehingga pihak Gereja harus menyurati kepada pemerintah malui DPRD kabupaten Maybrat agar itu menjadi dasar untuk di perdakan, tandasnya.
Kegiatan yang berlangsung di Yaksori, Distrik Aitinyo Tengah, Kabupaten Maybrat pada Selasa, 17/01/2023 itu, berlangsung dari awal hingga akhirnya dengan aman dan tertib. (J.K)

