Berita

Pengamanan Natal di GBI Cirarab, TNI–Polri dan Trantib Pastikan Ibadah Berlangsung Aman dan Khidmat

×

Pengamanan Natal di GBI Cirarab, TNI–Polri dan Trantib Pastikan Ibadah Berlangsung Aman dan Khidmat

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang – Suasana khidmat dan penuh suka cita menyelimuti Gereja Bethel Indonesia (GBI) Cirarab pada Rabu malam (24/12/2025), saat umat Kristiani melaksanakan ibadah malam Natal. Demi memastikan rangkaian ibadah berjalan dengan aman dan lancar, aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Trantib Kecamatan Legok diterjunkan untuk melakukan pengamanan secara terpadu.

Pengamanan melibatkan personel Koramil 03 Legok, Polsek Legok, serta Trantib Kecamatan Legok yang bersinergi menjaga area gereja yang berlokasi di Jalan H. Tabri Nomor 8, Desa Cirarab. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Kehadiran aparat gabungan di lokasi ibadah menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman serta kemerdekaan setiap warga negara untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya.

Camat Legok, H. Yusuf Fachroji, turun langsung melakukan peninjauan pengamanan bersama Wakapolsek Legok, Iptu Hermawan, SH, didampingi jajaran Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan optimal dan tidak terdapat potensi gangguan keamanan di sekitar lokasi ibadah.

Wakil Kepala Seksi Trantib Kecamatan Legok, Andriana, S.IP, yang akrab disapa Aray, menyampaikan bahwa personel Trantib disiagakan di sejumlah titik strategis guna mendukung pengamanan secara menyeluruh.

“Kami hadir untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi saudara-saudara umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah Natal. Sesuai arahan Bapak Camat, pengamanan ini mengedepankan langkah-langkah preventif dan preemtif,” ujar Aray di sela kegiatan.

Ia menambahkan, sebelum ibadah dimulai, petugas gabungan telah melakukan sterilisasi area gereja sebagai langkah antisipasi terhadap potensi ancaman, termasuk terorisme, radikalisme, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

“Ini merupakan upaya kolektif agar perayaan Natal dapat berlangsung damai, tertib, dan penuh sukacita. Keselamatan serta kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” pungkasnya.
(Saeful)

Berikan Komentar