SWARA45.COM, KUALASIMPANG – Penegak Hukum (PH) pertanyakan kualitas pembangunan rabat beton di Kampung Gelung Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang.
Pasalnya baru dalam hitungan bulan belum setahun pembangunan rabat beton tersebut sudah mengalami keretakan di bagian lantainya.
Padahal anggaran dana desa tahun 2023 yang dikucurkan untuk membangun rabat beton tersebut lebih dari cukup senilai Rp100 juta lebih.
Sayangnya tak bertahan lama atau tak berlangsung lama.
Dalam hitungan bulan belum setahun sudah mengalami kerusakan.
Sehingga perlu dipertayakan kualitas pembangunan rabat beton yang dibangun di dusun pertemuan kampung tersebut.

Pantuan dilokasi Jum’at (26/1/2024) selain retak, batu kriki kecil disebagian lantai nya juga terlihat bermunculan diatas lantai rabat beton tersebut.
Datok Penghulu (kepala desa) Kampung Gelung Saat dikonfirmasi menyebutkan rusaknya rabat beton tersebut disebabkan dilewati roda empat atu mobil.
.
“Dilanggar mobil atau dilewati mobil,”kata datok penghulu Kampung gelung yang akrab di sapa engah ilen atau datok engah, melalui via WhatsApp, Jum’at (26/1/2023).
“Orang buat bangunan,”imbuhnya.[Afrizal]

