sWara45 | Mengantisipasi pemotongan atau ketidak sesuaian dalam penyaluran Bansos di Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kementerian Sosial sedang melakukan uji coba digitalisasi pencairan BPNT ataupun program sembako untuk pembelanjaan di E-Warong/BRILink dengan menggunakan aplikasi berbasis Qris.
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan saat diacara webinar bersama Walikota Tangerang, Ia menyampaikan pihaknya tengah melakukan uji coba digitalisasi pencairan BPNT ataupun program sembako untuk pembelanjaan di E-Warong/BRILink dengan menggunakan aplikasi berbasis Qris.
“Nantinya akan kelihatan siapa membeli apa saja dengan dana bantuan yang diberikan oleh pemerintah,” ucap Mensos.
Lalu apa itu “Qris”, seperti yang dilansir dari website bi. go.id, QRIS atau yang dibaca kris adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Sesuai dengan namanya, QRIS adalah suatu upaya standarisasi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia untuk seluruh perusahaan yang menggunakan teknologi finansial atau fintech, seperti halnya Gopay, ShopeePay, OVO, Dana, LinkAja, Dompetku, dll.
Saat ini, dengan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran dari Penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.
Hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara QRIS yang sudah berizin dari BI. Selanjutnya, sudah dapat menerima pembayaran dari masyarakat menggunakan QR dari aplikasi manapun penyelenggaranya.
Saat ini seluruh QR Code akan terintegrasi dengan seluruh aplikasi pembayaran dengan hanya menggunakan satu jenis QR Code. Apapun alat pembayaran yang Anda gunakan, setiap kegiatan transaksi nantinya akan dilakukan dengan pemindaian pada satu tempat yang sama, yakni pada QRIS pada merchant yang sudah memiliki kerjasama dengan program tersebut.
Semoga saja apa yang telah diupayakan oleh kementrian sosial terkait Bansos BPNT dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran seperti yang diharapkan oleh masyarakat miskin sebagai penerima manfaat. (Anthony)

