sWara45 | Tigaraksa Tangerang – Pembangunan Pavingblock di kelurahan tigaraksa dari Dinas Tata Ruang Dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang diduga tidak transparan, selasa siang (22/11/2022) hal tersebut ketika awak media mendatangi lokasi pekerjaan dengan tidak terlihatnya papan informasi serta tidak dilengkapinya para pekerja dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Salah satu staff kelurahan tigaraksa saat ditemui mengatakan (22/11), “Saya pernah menegur tentang papan anggaran agar dipasang”, ujarnya.
Nasrulloh Wakil Ketua Forum JAGAPATI (Jaringan Pengawal Muda Peduli Indonesia) mengatakan pembangunan ini terkesan sangat berani mengerjakan setelah berhari-hari tanpa papan anggaran/proyek dilingkungan dalam kantor kelurahan, padahal ini adalah kantor pemerintah.
Jika mereka (pelaksana red) berani tidak transparan dikantor pemerintah bagaimana ditempat lain, lalu dimana fungsi pengawasannya dari dinas DTRB, jika hal seperti ini saja mereka biarkan, dimana Transparansinya yang mana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang pernah meraih penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi dengan predikat Informatif dari Komisi Informasi Provinsi Banten pada tahun 2021 lalu, ucap Nasrulloh yang juga Ketua Harian Di DPC-Kab Tangerang Ormas Badak Banten Perjuangan.
Apakah Dinas DTRB tidak mendukung tentang keterbukaan informasi, lalu dimana pengawasannya, jika memang diawasi hal ini pasti tidak akan dibiarkan, tegas Anas.
Menurut Nasrulloh, pembangunan pavingblock ini paling gampang dihitung berapa biaya yang telah dikeluarkan oleh pemerintah dan berapa yang telah dikerjakan, kita tunggu saja sampai selesai pekerjaan, biar kita hitung sama-sama sudah sesuai atau belum, imbuhnya.
Sebagai masyarakat kami sangat mendukung pembangunan “Pemeliharaan Kelurahan Tigaraksa” dengan anggaran hampir di dua ratus juta rupiah, ini adalah kantor pelayanan dan juga ikon kebanggaan warga di kelurahan tigaraksa.
Sebagai warga kabupaten tangerang kami punya hak untuk mengawasi dan memantau pembangunan dari anggaran pajak masyarakat ini, tanpa diminta dan secara sukarela kami akan mengawasi pembangunan ini hingga selesai agar sesuai dengan anggaran, baik buruknya sebuah pembangunan infrastruktur tetaplah kami sebagai masyarakat yang kena dampaknya sebagai penerima manfaat, tutur Nasrulloh.
Sementara itu Lurah Tigaraksa ketika dikonfirmasi mengatakan, “Nanti kami tanyakan bang papan anggarannya kenapa belum terpasang” jawab Rama Winata.
Saat berita diterbitkan kami belum bisa menemui pengawas maupun pelaksana kegiatan untuk dikonfirmasi. (Dedi/beni)

