sWara45 | TANGERANG — Pemerintah Desa (Pemdes) Renged bersama jajaran Kecamatan Kresek dan masyarakat melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di sekitar Jalan Raya Renged–Kresek, Kabupaten Tangerang, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan, kerapian, serta kenyamanan lingkungan di sepanjang ruas jalan yang menjadi salah satu akses aktivitas warga.
Kepala Desa Renged, Wawan, turut terjun langsung bersama perangkat desa, serta sejumlah ketua RT dan RW setempat. Dengan semangat gotong royong, mereka membersihkan lingkungan menggunakan sejumlah peralatan, seperti cangkul, parang, sapu, sabit, hingga mesin pemotong rumput.
Kegiatan tersebut juga diikuti Camat Kresek, Eka, beserta jajaran staf Kecamatan Kresek. Kehadiran unsur kecamatan bersama pemerintah desa dan warga menunjukkan adanya kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Di sela kegiatan, Kepala Desa Renged Wawan mengatakan, pelaksanaan Jumat Bersih merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini dalam rangka menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman. Jumat Bersih juga menjadi bagian dari upaya kita mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Wawan.
Suasana gotong royong juga dimanfaatkan Wawan untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Tanpa mengenakan seragam kedinasan, ia tampak membaur bersama warga dan jajaran pemerintah dalam suasana yang santai.
Interaksi tersebut tidak hanya membahas persoalan kebersihan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kondisi lingkungan dan kehidupan warga sehari-hari.
Melalui kegiatan Jumsih, Pemdes Renged berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat terus tumbuh. Pemerintah desa juga mengajak warga untuk menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat budaya gotong royong dan kebersamaan antara pemerintah desa, jajaran kecamatan, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman. (Rian)

