sWara45 | Pembangunan Saluran air di desa kedaung kecamatan mekarbaru dengan anggaran Rp 1.185.181.000 dari dinas binamarga dan sumber daya air kabupaten Tangerang dikeluhkan warga, selasa (09/08/2022).
Menurut warga, pembangunan tersebut dinilai aneh, karena saluran tersebut lebih tinggi dari air mengalir, usulan kami pun bukan ditempat itu, bahkan mereka menebang pohon pun tanpa ijin terlebih dahulu, ujarnya.
Sementara itu, Herni Dedi Purwandi dari Forum JAGAPATI menyayangkan pembangunan tersebut diduga tanpa koordinasi terlebih dahulu, karena dari informasi warga lokasinya diduga tidak sesuai apa yang telah diusulkan.
Anehnya disamping pembangunan tersebut ada saluran air yang terlihat masih mengalir, pertanyaan kami kenapa saluran baru ini lebih tinggi dari saluran air lama, ucap Dedi.
Pembangunan yang seharusnya bertujuan untuk mengairi persawahan ini, malah terlihat seperti pembuangan air ke sungai, tutur Dedi yang juga anggota dari Ruang Jurnalis Nusantara ini.
Saat dilokasi (09/08) kami tidak bisa mengkonfirmasi pembangunan ini terkait keluhan warga, terlihat hanya sejumlah pekerja, tidak terlihat juga pengawas dari dinas maupun dari pelaksana.
Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air diduga tidak melakukan pengawasan dalam pekerjaan ini, karena pembangunan yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat malah menurut warga terkesan sia-sia, padahal pembangunan seharusnya berdampak positif bagi masyarakat.
Entah bagaimana Dinas Binamarga merencanakan pembangunan ini, kami akan berkirim surat ke dinas binamarga dan mendatangi Bupati Tangerang, bagaimanapun keluhan warga harus segera ditindaklanjuti mengingat pembangunan ini menggunakan uang rakyat, dan sebagai rakyat kami wajib mempertanyakan, tutup Dedi. (Red)

