sWara45 | Tangerang – Beberapa kegiatan sekolah yang sedang berjalan program dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Anggaran dari APBD 2021, diduga banyak penyimpangan dengan mengurangi volume beton dan behel, seperti yang di duga terjadi di pembangunan sekolahan SDN 2 Pasir Muncang Kecamatan Jayanti, minggu (25/07/2021).
Menurut Opung Heri dari RJN DPC Kabupaten Tangerang saat melihat Pemasangan Slup utama pernah terjadi pembongkaran oleh tukang setelah di ketahui bahwa besi yang di pasang di duga tidak sesuai dengan ukuran,di spek.
Seharusnya terpasang besi ukuran 8mm untuk cincin atau sengkang dan untuk slop utama atau behel diduga tidak sesuai spek karena yang di pakai besi atau behel12cm sebanyak 4 batang dan 10cm 4 batang, seharusnya untuk selop utama behel atau besi12 pul 8 batang, kata Opung.

Proyek dengan nilai anggaran dari APBD tahun 2021, Rp. 199.51200000 yang di kerjakan oleh mitra dinas pendidikan kabupaten tangerang bentuk kegiatan ruang guru, diduga gagal kontruksi, karena diduga mengurangi kualitas dan volume baja ringan, kuda kudanya tidak pakai stut atau palang A dan behel, tambah Opung.
Minimnya pengawasan dari dinas pendidikan kabupaten tangerang sehingga pembangunan ruang guru di SDN 2 Pasir Muncang diduga asal jadi, tutup Opung.
Hingga berita ini diturunkan kami belum bisa mengkonfirmasi ke pihak pelaksana maupun pengawas di pekerjaan ini.(Rian)

