“Pemerintah Daerah akan selalu hadir untuk menjembatani kebutuhan antara dunia pendidikan, dunia usaha dan masyarakat, Kegiatan ini tidak berhenti hanya sebatas pelatihan saja, akan tetapi mencakup sertifikasi hingga penempatan kerja atau pemberian modal usaha,”ucap Bupati.
SWARA45.COM, KUALASIMPANG – Bupati Aceh Tamiang, Drs. Armia Pahmi, MH terus berupaya mendorong generasi muda Aceh Tamiang.
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
Agar generasi muda Aceh Tamiang memiliki skill kompetensi pribadi.
Hal ini dibuktikan dengan komitmen Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh menggelar pelatihan Tailor Made Training Batch Tujuh Tahun 2026.
Kegiatan pelatihan tersebut berlangsung di
aula Setdakab pada Selasa September 2026.
Dalam pembukaan acara pelatihan, Bupati Armia menekankan, di era sekarang dimana zaman digitalisasi dan fleksible, para generasi muda harus memiliki keahlian kompetensi pribadi, sebab persaingan semakin ketat.
Poto: Pemerintah Daerah Aceh Tamiang bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh menggelar pelatihan Tailor Made Training Batch Tujuh Tahun 2026 di
aula Setdakab pada Selasa September 2026.
Ia menegaskan melalui TMT ini adalah langkah nyata pemerintah daerah untuk membentuk generasi muda Aceh Tamiang yang terampil, unggul, dan tangguh dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
“Pemerintah Daerah akan selalu hadir untuk menjembatani kebutuhan antara dunia pendidikan, dunia usaha dan masyarakat,”ucap Bupati Armia.
“Kegiatan ini tidak berhenti hanya sebatas pelatihan saja, akan tetapi mencakup sertifikasi hingga penempatan kerja atau pemberian modal usaha,”tambahnya.
Oleh karna nya, Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendorong dan ingin merubah pola pikir (mindset) masyarakat.
Khususnya, generasi muda Aceh Tamiang, agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja.
Namun, memiliki motivasi dan keahlian untuk menciptakan lapangan pekerjaaan sendiri (wirausaha).
Program Tailor Made Training (TMT) Batch VII ini terbuka bagi semua kalangan, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam meningkatkan taraf hidup.
Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh, Rahmat Faisal menyampaikan peserta pelatihan pada gelombang ini berjumlah 272 orang yang akan mengikuti 9 jenis program pelatihan.
Adapun ke-sembilan program tersebut diantaranya, pelatihan kewirausahaan dasar, las fabrikasi, menjahit busana wanita, merias wajah, pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, pembuatan design grafis, pembuatan roti dan kue, pengolahan ikan dan teknisi perawatan AC residential.
“Kami menamakan program ini dengan SIGAP VOKASI (Sinergi Gerakan Pelatihan Vokasi) Bangkit Bersama Berkarya Berdaya dengan harapan adanya sinergisitas para instansi untuk membina para wirausahaan yang telah terdaftar dan bersertifikat”, sebut Rahmat.
BPVP Banda Aceh berharap, dengan adanya pelatihan ini dapat menciptakan wirausahawan pemula yang akan mampu menciptakan lapangan kerja.
Lebih lanjut, ia menyebutkan para peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang dapat digunakan di luar Aceh maupun Luar Negeri. Selama mengikuti pelatihan, peserta juga akan mendapatkan uang saku sesuai dengan absen kehadiran serta jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan Kab. Pidie.[Afrizal]