Oknum Petugas IGD RSUD Adjidarmo Di Adukan Keluarga Pasien - Swara45.Com

Home / Lebak

Rabu, 15 Januari 2020 - 07:56 WIB

Oknum Petugas IGD RSUD Adjidarmo Di Adukan Keluarga Pasien

Oknum Petugas IGD RSUD Adjidarmo Di Adukan Keluarga Pasien

Suara45.com-Rasman salah satu keluarga pasien atas nama Aan Rosfikawati warga Kampung Galih Nangtung, Desa Panancangan,Kecamatan Cibadak,Kabupaten Lebak, telah melakukan pengaduan ke bagian Unit Informasi dan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat pada RSUD Adjidarmo Kamis,(9/1/2019).

Dalam pengaduan tersebut, Rasman menyampaikan soal adanya oknum petugas RSUD Adjidarmo di bagian IGD /IGM yang mengklaim bahwa pasien yang akan melahirkan tidak bisa di cover oleh BPJS dan harus masuk pasien umum.

“padahal anak saya punya BPJS dan ini baru anak pertama kenapa tidak bisa di cover oleh BPJS”kata Rasman Kepda media ini.

Di ceritakan Rasman sebelumnya anaknya akan melahirkan di bawa ke salah satu klinik yang ada di Kecamatan Cibadak, namun menurut keterangan bidan di klinik bahwa kondisi bayi baru 36 minggu, sehingga di buat rujukan untuk ke rumah sakit Adjidarmo.karena menurut keterangan isi rujukan bahwa bayi tersebut pustus prematur dengan pembukaan 2 cm.

Dengan mendapatkan keterangan seperti itu,keluarga langsung membawa pasien ke Rumah Sakit yang di dampingi salah satu Bidan di klinik tersebut, setibanya di IGD/ IGM, Keluarga menerima keterangan dari petugas rumah sakit melalui bidan klinik bahwa pasien tersebut kondisi bayi kandungan normal dan tidak bisa di cover oleh BPJS dan jika ingin tetap melahirkan di Rumah Sakit pasien harus menyiapkan uang 5 juta hingga 6 juta rupiah.

Kemudian lanjut Rasman mendengar keterangan tersebut merasa kaget lantaran mendengar pernyataan dan tidak memiliki uang sebanyak itu, akhirnya keluarga mencabut kembali dan langsung di larikan ke klinik bersalin di rangkasbitung,dengan alhasil persalinan berjalan normal dan selamat.

” yang saya anehkan kenapa persalinan tidak bisa di cover BPJS dan harus mempersiapkan uang sebanyak itu,padahal jelas-jelas anak saya memiliki BPJS Kartu Indonesia Sehat”ujarnya.

Di tempat terpisah salah satu Bidan di klinik Diah menuturkan membenarkan petugas RSUD menyampaikan kepada dirinya jika pasien tersebut tidak terindikasi dan tidak bisa di cover oleh BPJS.

“pasien punya BPJS namun kata petugas tidak bisa di cover dan harus menyedeiakan uang kisaran 5 hingga 6 juta rupiah”tuturnya.

Sementara itu Humas Rumah Sakit Adjidarmo Budi Kuswandi membantah adanya permintaan uang sebesar itu, kata dia itu hanya miss komunikasi.

Ia menjelaskan hasil kroscek terhadap petugas memang benar adanya namun yang di sampaikan petugas kepada bidan pendamping itu karena kondisi pasien normal dan tidak bisa di cover oleh BPJS dan petugas Rumah sakit hanya menyampaikan sebuah gambaran biaya terhadap pasien yang tidak dijamin BPJS.

“hasil kroscek saya memang benar namun itu yang di sampaikan terhadap bidan hanya kisaran biaya jika pasien tidak ter cover BPJS,bukan berarti petugas minta biaya duluan”terang Budi kepada media ini selasa (14/1/2020).

Lanjut Budi, pasien yang melahirkan normal alias ibu dan bayi kondisi sehat dalam aturan BPJS itu tidak di jamin yang jelas pihak rumah sakit mengikuti aturan BPJS.

“silahkan saja Bapak konfirmasi ke BPJS untuk lebih jelasnya”ujar Budi.

Menanggapi hal itu, Ketua Gerakan Transparansi Rakyat Banten Kabupaten Lebak Iwan Setiawan mengatakan akan terus menelusuri dasar atau aturan perundang-undangan yang menyatakan ibu melahirkan normal menggunakan BPJS kategori miskin tidak dikaper oleh BPJS Kesehatan.

“saya ingin tahu perpres atau permenkes nomer berapa tahun berapa yang menyatakan bahwa persalinan normal yg menggunakan BPJS kategori miskin tidak di Cover oleh BPJS”ungkap Iwan. (ik)

Share :

Baca Juga

Lebak

Pamsimas Di Bojong Manik Terus Di Pantau Bentar

Lebak

Terjadi Pembalakan Liar Di Muncang Di Duga Akibat Lemahnya Pengawasan Dari Perhutani

Lebak

Anggota DPRD Lebak Menduga Ada Mafia Pada Program Distanbun

Lebak

Polres Lebak Distribusikan 10 Ton Beras Untuk Warga Terdampak Covid 19

Lebak

ASDA III Lepas 260 Peserta KKM Untirta

Lebak

Terdampak Covid-19, Kodim 0603 Lebak Bagikan Masker Dan Sembako Gratis

Lebak

Ketua PAC GAIB 212 Cikulur Mengendus Ada Dugaan Penyuapan Di Cikulur

Lebak

Ini Hasil Tes Swab Wartawan Lebak Yang Tergabung Di PWI