Berita

Oke Oktaviani ST: P3-TGAI di Desa Sukadaya Prioritaskan Kualitas Fisik Irigasi untuk Dukung Ketahanan Pangan

×

Oke Oktaviani ST: P3-TGAI di Desa Sukadaya Prioritaskan Kualitas Fisik Irigasi untuk Dukung Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

SWara45 | Lebak – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang digulirkan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWS C3) Kementerian Pekerjaan Umum terus berjalan di wilayah Banten Selatan. Program tersebut mencakup 74 titik kegiatan di Kabupaten Lebak dan 37 titik di Kabupaten Pandeglang.

Di Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, pemerintah mengalokasikan dua paket pembangunan jaringan irigasi melalui Program P3-TGAI. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh dua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), yakni P3A Tani Mandiri dan P3A Cibangkur Sabrang, yang akan melayani areal persawahan produktif seluas puluhan hektare.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Tim Pendamping Masyarakat (TPM), Oke Oktaviani ST, mengatakan kedua kelompok P3A tersebut masing-masing memperoleh anggaran sebesar Rp195 juta. Saat ini pekerjaan tengah berlangsung dengan mengacu pada petunjuk pelaksanaan (juklak) dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Ada dua kelompok P3A di Desa Sukadaya yang memperoleh Program P3-TGAI. Saat ini proses pembangunan sedang berjalan sesuai juklak, dengan mengutamakan kualitas agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi petani,” ujar Oke kepada awak media di lokasi kegiatan.

Menurut Oke, Program P3-TGAI merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui peningkatan infrastruktur irigasi. Dengan jaringan irigasi yang baik, produktivitas lahan pertanian diharapkan meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan petani.

“Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan produksi padi. Harapannya hasil panen petani semakin meningkat dan kesejahteraan mereka ikut terangkat,” tambahnya.

Ketua P3A Cibangkur Sabrang, Suheli yang akrab disapa Ilham, menegaskan pihaknya berkomitmen melaksanakan pekerjaan secara maksimal. Menurutnya, irigasi merupakan kebutuhan utama para petani sehingga kualitas bangunan menjadi prioritas.

“Kami sebagai pelaksana memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan bangunan irigasi yang berkualitas. Irigasi ini adalah kebutuhan kami sendiri, sehingga tidak mungkin dikerjakan asal selesai,” tegas Ilham.

Hal senada disampaikan Ketua P3A Tani Mandiri, Mahdi. Ia memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai gambar kerja, spesifikasi teknis, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kami menjamin kualitas fisik bangunan sesuai spesifikasi karena seluruh material yang digunakan mengacu pada RAB dan ketentuan yang berlaku,” ujar Mahdi.

Sementara itu, Kepala Desa Sukadaya, Suheri Suryaningrat, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum atas bantuan pembangunan irigasi yang diberikan kepada desanya melalui APBN Tahun 2026.

“Kami bersyukur Desa Sukadaya mendapat dua titik kegiatan P3-TGAI. Pemerintah desa akan ikut mengawal pelaksanaan pekerjaan agar hasilnya berkualitas, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani,” kata Suheri saat ditemui di Kantor Desa Sukadaya, Senin (29/6/2026).

Program P3-TGAI diharapkan mampu meningkatkan fungsi jaringan irigasi, memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, serta memperkuat produktivitas sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional. (Dedi)

Berikan Komentar