Berita

Musa Weliansyah Sebut Bupati Arogan

×

Musa Weliansyah Sebut Bupati Arogan

Sebarkan artikel ini

SWARA45.COM-Terkait viralnya sebuah video Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya sedang berteriak dan marah terhadap awak media yang sedang mewawancarai pihak BBWSC3 mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak.

Salah satunya Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Lebak Musa Weliansyah menilai sikap Bupati Lebak terkesan arogan ,padahal awak media saat konfirmasi sah-sah saja dimanapun terlebih saat mewawancarai pihak BBWSC3 persoalan lahan yang belum rampung.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Kalau saya lihat bupati ini memposisikan diri sebagai orang yang terlibat dalam pembebasan lahan dan menganggap seakan ada sekelompok orang yang di anggap akan menghambat pembangunan strategis Nasional yaitu waduk Karian”ujar Mus kepada wartawan ,Rabu (15/2/2023).

Selain itu menurut Musa ,bahwa Bupati Lebak itu keliru justru seharusnya bupati bisa memfasilitasi masyarakat yang merasa di rugikan karena haknya belum tergantikan karena sudah barang tentu jika difasilitasi oleh pemerintah daerah akan lebih mudah menyelesaikan persoalan tersebut karena masyarakat bukan menolak pembangunan.

Lanjut Musa, ia menganggap ada yang aneh terhadap sikap arogansi dan nada tinggi bupati yang marah terhadap awak media.

“Seharusnya sebagai kepala daerah bisa lebih sopan dan santun bicara dihadapan Publik,justru seharusnya memberikan ruang dan kesempatan terhadap wartawan untuk konfirmasi kepada pihak terkait yaitu pejabat BBWSC3 toh itu tidak mengganggu acara”ungkap Musa.

Sebelumnya beredar vidio viral bupati sebut Jurnalis jangan terlalu banyak berkicau
Dari vidio tersebut terlihat jelas Bupati Kabupaten Lebak menunjukan sikap arogansinya sebagai penguasa Lebak, bahkan mendikte jurnalis soal pertanyaan yang harus ditanyakan kelada pihak BBWSC3 dan terluhat aneh bupati mengatur pertanyaan wartwan dan menyebut wartawan jangan banyak berkicau.

Padahal jelas jurnalis tugasnya memfasilitasi keberlangsungan pembangunan,lalu apa masalahnya bagi bupati saat wartawan meminta keterngan jika warga pemilik lahan terdampak,bukankah itu kendala yang harus di selesaikan,Bupati bertahun tahun tutup mata kepada masyarakat yang terkena dampak penggusuran sengketa hak dan kepemilikan lahan mayarakat sampai mencari keadilan sendiri.

Sikap bupati Lebak seperti bukan pemimpin melainkan tuan tanah atau Feodal yang menganggap tanah di Lebak adalah miliknya dengan bebas mengatur tidak mempertimbangkan soal dampak bagi masyarakat dan terlihat kasar diakhir vidio Viral bupati Lebak sedumbar”Di SiniKuasa Saya”hal itu seolah olah melegitimasi dirinya sebagai penguasa Lebak. (Jumar)

Berikan Komentar