Swara45.com | Tangerang — Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-3 tingkat Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menjadi ajang pembinaan generasi muda dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Kegiatan yang digelar pada Minggu (9/11/2025) ini berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
MTQ tingkat desa tersebut merupakan kegiatan tahunan yang rutin diselenggarakan di wilayah Kecamatan Tigaraksa. Tahun ini, berbagai cabang lomba digelar, di antaranya lomba ceramah remaja putra-putri, lomba adzan, dan lomba qasidah yang diikuti perwakilan dari setiap RW dan RT se-Desa Pete.
Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WIB di lokasi yang telah dipersiapkan oleh panitia, dengan dukungan penuh dari para dewan juri dan masyarakat setempat.
Ketua Pemuda RT 003/002 Kampung Kadu, Hendra Jaya, mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi para peserta, khususnya kepada Temi, yang berhasil meraih juara pertama lomba ceramah remaja.
“Saya sangat mengapresiasi ananda Temi yang telah mengharumkan nama kampung kami. Ini prestasi luar biasa dan menjadi bukti bahwa generasi muda di Desa Pete mampu berkompetisi dan memahami makna ayat-ayat suci Al-Qur’an,” ujar Hendra Jaya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Qasidah Majelis Taklim Musholah Nurul Barkah yang dipimpin Ibu Arofah, atas keberhasilan meraih juara ketiga lomba qasidah.
“Saya bangga dengan kekompakan tim ibu-ibu majelis taklim. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi dan terus menjaga semangat kebersamaan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RT 002, Toni, juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian warganya.
“Saya tidak menyangka ternyata di lingkungan kami ada potensi besar. Dua cabang lomba berhasil membawa pulang juara. Ini membuktikan bahwa masyarakat kami memiliki semangat dan bakat luar biasa,” ucap Toni.
Hal senada disampaikan Ketua RW 002, Sopiyan, yang menaungi beberapa RT di wilayahnya. Ia berharap pelaksanaan MTQ berikutnya dapat lebih meriah dan meningkat kualitasnya.
“Saya merasa bangga ada RT di wilayah saya yang warganya berprestasi. Semoga tahun depan penyelenggaraan MTQ bisa lebih besar dan melibatkan lebih banyak peserta,” tutupnya.
Kegiatan MTQ ke-3 Desa Pete ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat generasi muda dalam mencintai dan memahami kandungan Al-Qur’an.(Dedi)

