sWara45.Com.Ciamis-Sekolah Madrasah Ibtidaiyah(MI) adalah salah satu bentuk satuan pendidikan pormal yang yang menyelenggarakan pendidikan umum dengan kekhasan agama Islam pada jengjang pendidikan dasar apa lagi Kabupaten Ciamis sendiri sedang gencar-gencarnya membangun mulai dari penataan ruang publik,tempat Wisata,penatataan desa, Infratuktur jalan,sekolah SD,SMP dan SMA supaya sejajar dengan kota lain,
Bentuk pembangunan ini masih saja ada yang tidak terlirik oleh siapa pun dan membuat miris untuk meliriknya.
“Bentuk sekolah tersebut dibawah naungan Kemenag kabupaten/Propinsi, Ada 82 Siswa didik yang sedang mencari Ilmu agama islam tingkat dasar sekolah di MI(Madrasah Ibtidaiyah)
Sekolah MI yang bertempat di dusun Kalangngari Rt 05 Rt 01 desa Budiharja kecamatan Sindangkasih kabupaten Ciamis.Selasa 07/11/2023
Pantauan awak media Swara 45.Com.Bangunan sekolah ini disamping jalan propinsi Sindangkasih- Cihaurbeuti yang memang diliat Fisik ruang kelas ini sangat mengkhwatirkan bila dipandang mata, apalagi saat ini kita akan memasuki musim penghujan, diduga akan bocor dan bisa ada dampak roboh yang bisa menimpa para siswa serta mengganggu aktipitas para siswa saat belajar dan kami sangat memprihatinkan saat melihat atapnya nyaris bisa roboh.
Saat awak media menemui Kasek MI,Turdana,S.pd,I mengatakan memang benar sekolah kami mengalami rusak parah dan hawatir tidak bisa ditempati oleh para murid serta bisa mengganggu kegiatan belajar siswa bisa terganggu,Ucapnya,
Disaat ini kami tidak memiliki uang atou pun donatur yang bisa membantu apa yang kami harapkan,kerusakan ini
Sudah memasuki ke 5 taunnya,
“bentuk kerusakan ruang kelas ini, sudah beberapa kali mengajukan profosal rehab supaya terealisasi bangunan sekolah ini,
“Untuk saat ini ada Tiga ruangan kelas yang mungkin besok lusa bisa ada terjadi yang tidak diharapkan oleh kami dan para murid disini.
“Lanjut Turdana, mengatakan pihak sekolah telah berulang kali mengajukan perbaikan sekolah, tetapi belum juga ada tanggapan dari dinas Kementrian Agama.
“Kerusakan gedung sekolah ini”Pihak sekolah berharap, gedung ruang kelas yang rusak dapat segera diperbaiki dan siswa bisa nyaman dan kepercayaan orang tua lebih baik dan lebih percaya menitipkan anaknya belajar Agama di sekolah ini.Tandasnya.
Ditempat yang lain,Apip yang kebetulan beliou bekas Alumni di sekolah MI mengatakan, “memang benar sekolah tersebut sangat menghawatirkan dan kami pun pernah membantu mengajukan Proposal melalui Aspirasi dewan barangkali bisa tapi sampai saat ini mungkin belum ada rizki buat sekolah MI tersebut.Ucapnya.
Semoga apa yang kami harapkan ada donatur siapa pun mau dari pemerintah/kementrian Agama atou Swasta yang mau membangun rehab sekolah MI ini.Tutupnya.(Bayu)

