sWara45 | Tangerang – Ikatan Alumni (lluni) bersama Komite SMK Negeri 4 Kota Tangerang telah merestorasi Tugu Jam yang berada di pintu masuk sekolah, kerap
dikenal dengan sebutan STM 80 Veteran Tangerang.
Tugu Jam yang berada depan pintu masuk itu dahulu kerap menjadi
pengingat jam masuk
sekolah, para siswa yang berasal dari berbagai daerah di Tangerang hingga pelosok dengan menempuh perjalanan jauh, menjadi berdebar dan siap terima hukuman bila lewat batas waktu.
Lama tak difungsikan, dan saat pembangunan belum lama ini sekolah yang berdiri sejak tahun 1980 sesuai dengan sebutannya, tugu
jam itu hilang.
Melihat betapa pentingnya jam tersebut bagi siswa, ILUNI berinisiatif merestorasi
kembali tugu jam tersebut yang kerap melatih kedisiplinan mereka semasa sekolah, hingga kini
mencapai sukses.
Dan pada Senin, 14 Maret 2022 tugu jam tersebut pun diresmikan.
Kepala SMK Negeri 4 Kota Tangerang, Muntap Suyanto S.Pd mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada para alumni dan komite yang telah merestorasi tugu jam ini.
“Hal yang sangat baik untuk sekolah saat ini maupun bagi alumni tentunya. Buat alumni tentu mengingatkan kembali, keberadaan jam itu sangat penting. Karena jam, merupakan pengingat mereka saat berjuang di sekolah ini,” ucapnya.
“Hingga alumni telah berhasil, menjadi seperti mereka yang harapkan. Tentunya, simbol-simbol itu menjadi kenangan indah bagi mereka,” tambahnya.
Muntap menjelaskan, bahwa selama kurun waktu 5 tahun, Tugu Jam ini tidak difungsikan sebagai mestinya. Bahkan terpinggirkan atas pembangunan SMK Negeri 4 Kota Tangerang.
Menurutnya, atas restorasi Tugu Jam STM 80 yang merupakan ikonik bagi SMK Negeri 4 Kota Tangerang, bisa menjadi pengingat bagi generasi sekarang.
“Bahwa sekolah itu perlu kedisiplinan yang diatur dengan tepat waktu. Mudah-mudahan, harapan dari alumni untuk memajukan almamater atas restorasi Tugu Jam STM 80,” tuturnya.
Sementara, Ketua Iluni STM 80 Tangerang, Saeful Anwar menambahkan, Tugu Jam STM 80 ini merupakan simbol untuk mempererat almamater SMK Negeri 4 Kota Tangerang.
“Ini simbiosis mutualisme antar pihak sekolah dengan para alumni. Tugu Jam ini pun, menjadi pengingat bagi para alumni yang tengah melanjutkan kependidikan tinggi dan bekerja di industri swasta,” tegasnya yang merupakan angkatan 1994 di STM 80 Tangerang.
Dia juga menegaskan, langkah merestorasi Tugu Jam ini merupakan pertama dalam sejarah SMK Negeri 4 Kota Tangerang. Sebab, selama dirinya hadir di sekolah tersebut, Tugu Jam ini sudah ada berada pada pintu masuk SMK Negeri 4 Kota Tangerang.
“Tugu Jam STM 80 ini, untuk menghidupkan kembali sejarah SMK Negeri 4 Kota Tangerang,” terangnya.
“Nantinya akan dibuatkan surat hibah dari komite dan lluni kepada pihak sekolah. Bahwa merestorasi Tugu Jam ini bukan dari BOSDA,” tutup Saeful.
Hal senada juga di sampaikan Ubaydillah,SH,MH. angkatan 98 juga sebagi biro Hukum ILUNI , Bahwa jam sebagai pengingat waktu yang tak akan berhenti sampai akhir jaman dimana pendidikan akan selalu di tempuh untuk kemajuan masyarakat khusus nya Kota Tangerang untuk para Alumni untuk berkarya mengisi pembangunan (Red)

