Berita

Mengandung Limbah B3, AMPEL Indonesia : Masyarakat Harus Tahu Bahayanya Accu/Aki Bekas

×

Mengandung Limbah B3, AMPEL Indonesia : Masyarakat Harus Tahu Bahayanya Accu/Aki Bekas

Sebarkan artikel ini

Jawara Banten | Tangerang – Timbal/timah (pb) serta asam sulfat (H2SO4) merupakan zat yang berbahaya bagi lingkungan dan bisa menyebabkan masalah kesehatan bagi manusia, selain itu juga air accu/aki bekas termasuk dalam bahan berbahaya dan beracun (B3) karena cairan tersebut memiliki sifat korosit.

menurut Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Pecinta dan Pemerhati Lingkungan yang disingkat AMPEL Indonesia mohamad guruh menjelaskan masyarakat harus diberikan pemahaman bahaya ya kandungan Timbal/timah (pb) dan cairan asam sulfat atau air accu/aki tersebut agar masyarakat tidak sembarangan mengelola atau memanfaatkan accu/aki bekas kendaraan bermotor tersebut.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Masyarakat harus diberikan pemahaman bahayanya kandungan didalam accu/aki kendaraan seperti kandungan timbal/timah (pb) dan cairan air accu/aki terebut, jangan sampai anak cucu kita di warisi air didalam tanah terkontraminasi limbah yang berbahaya (B3)”jelasnya guruh.

Sekjend LSM AMPEL yang biasa disapa bung indra pun berkomentar ” daur ulang aki bekas jangan sampai dikelola oleh orang yang tidak paham dengan bahayanya limbah B3, dan ilegal, mereka akan mendaur ulang plastik yang masih terkontraminasi limbah B3 dan melebur timah dengan ruang terbuka yang akan menyebabkan air, tanah dan udara tercemar.” Tegasnya sekjend ampel.

Limbah B3 jenis timbal/timah (pb) dan air accu/aki bisa juga menyebabkan berbagai gangguan kesehatan Dan menurunkan kecerdasan terhadap anak seperti fungsi jaringan dan metabolisme, mulai dari sintesis haemoglobin darah, gangguan pada ginjal, sistem reproduksi, penyakit akut atau kronik sistem syaraf serta gangguan fungsi paru-paru.(Red)

Berikan Komentar