sWara45 | Lebak – Perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Lebak ke-18 semakin dekat, dengan para calon dari berbagai unsur stakeholder OKP mulai muncul. Eli Sahroni, atau lebih dikenal sebagai King Badak, menyoroti kriteria ideal yang seharusnya dipertimbangkan dalam pemilihan calon tersebut. Salah satu masalah yang diungkapkan adalah biaya pendaftaran yang terlalu mahal, yang seharusnya bisa mendapatkan subsidi dari Dispora Kabupaten Lebak.
Selain itu, daya tarik bagi calon Ketua KNPI juga menjadi fokus perhatian, mengingat banyak pemuda yang bermunculan setelah pergantian Bupati Lebak. Hal ini menunjukkan semangat baru untuk membangun Lebak dalam ranah kepemudaan. Selain itu, penting juga untuk menjaga agar calon KNPI Lebak tidak dipengaruhi oleh pengusaha dan mampu membawa perubahan secara mandiri.
King Badak menekankan pentingnya kepentingan pemuda dan pembangunan Lebak di Musda KNPI. Dia meminta agar calon fokus pada kepentingan pemuda serta membangun program yang sejalan dengan visi Bupati baru.
Usulan-usulan dari King Badak diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi panitia Musda agar tercipta pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan pemuda Lebak.
“Kriteria ideal calon Ketua KNPI Lebak haruslah mencakup aspek-aspek yang diusulkan oleh King Badak, demi terwujudnya Lebak yang lebih baik,” kata Eli Sahroni. Pemuda harus memiliki kebebasan dan memenuhi standar ideal agar dapat menjalankan tugas dengan baik. Semua langkah ini diambil berdasarkan aspirasi pemuda dan harapan untuk mewujudkan Lebak yang lebih maju.

