Swara45|Serang-Sampah menjadi salah satu masalah lingkungan di berbagai tempat, beriringan dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk, produksi sampah pun mengalami peningkatan.
Meningkatnya sampah menjadi masalah serius yang memberikan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar
Keterbatasan sarana pembuangan sampah dan kurang pedulinya masyarakat terhadap lingkungan mengakibatkan maskarakat membuang sampah tidak pada tempatnya, hal ini lah yang kemudian menyebabkan masalah pencemaran lingkungan terjadi
Pengelolaan harus dilakukan dari skala yang kecil sekalipun, contoh kecilnya dalam skala rumah tangga. Sampah rumah tangga Sebagian besar didominasi oleh jenis sampah organik basah, seperti sisa-sisa sayuran, kulit buah, nasi, air cucian beras, dan lain-lain.
Hal ini lah yang mendorong Kelompok Kerja Mahawiswa (KKM) 35 Universitas Bina Bangsa, melakukan sosialisasi “Pemanfaatan Sampah Organik”.
kegiatan ini dilaksanakan pada 6 Agustus 2023 di balai Desa Panenjoan Kecamatan Carenang Kabupaten Serang yang di hadiri oleh 36 peserta
Sosialisasi ini dipaparkan oleh Andreas Canra Irana S dan Erika Mustikasari.
Dalam paparanya Andreas dan Erika memperkenalkan jenis-jenis sampah rumah tangga yang dapat di daur ulang menjadi pupuk kompos serta apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuat pupuk kompos dengan berbahan dasar sampah rumah tangga.
Dengan adanya sosiliasi ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan sekitar serta merubah sampah yang semula hanya dibuang sia-sia kini menjadi nilai guna yang dapat dimanfaatkan
Tak hanya itu, kelompok kerja mahasiwa (KKM) 35 juga melakukan kegiatan penghijauan dengan menanam tanaman Pucuk Merah dan Brokoli, kegiatan ini melibatkan mahasiswa dan masyarakat Desa Panenjoan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan suasana yang sejuk, asrih di lingkungan desa Panenjoan(Artikel Penulis Purw Sp)

