Berita

Masyarakat Kampung Wrattu Dukung Kepala Kampung Dalam Pembangunan

×

Masyarakat Kampung Wrattu Dukung Kepala Kampung Dalam Pembangunan

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Maybrat – Rapat Kegiatan Dana Respek tahap pertama yang mana pengusulan program kerja di tahun 2021-2022, Kegiatan rapat musyawarah kampung (muskam) tentang Dana respek tahap pertama 20persen dengan pagu dana Rp. 60.000,000 Enam puluh juta rupiah, sumber dana berasal dari dana opsus, minggu (19/09/2021).

Adapun program program kerja yang sudah di usulkan ketingkat kabupaten, yang pertama adalah pendataan statistik tentang kependudukan kampung wrattu, kedua jalan setapak/jalan cor, ketiga peningkatan rumah dan yang ke empat itu pengadaan meteran lampu listrik adapun kegiatan kegiatan yang sangat fundamental atau yang perlu di prioritaskan.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Dalam pertemuan ini turut hadir dalam rapat musyawarah kampung wrattu, kepala kampung Yansen Singgir, Edison Singgir sebagai ketua Baperkam, Rita Antoh sebagai bendahara respek, kaum intelektual kampung Marinus Singgir. SE, Nomensen Singgir S.sos, Tokoh Gereja Martina Way, Tokoh adat Petronela Way dan seluruh masyarakat kampung wrattu, distrik Aitinyo tenggah kabupaten maybrat.

Yansen Singir Kepala kampung Wrattu, memberikan arahan umum keterkaitan dengan kegunaan dana respek kepada masyarakat bahwa minimnya dana yang kita peroleh kali ini, dan prosesnya dana respek bertahap-tahap.

Saya berharap agar masyarakat paham dan mengerti dengan baik untuk melihat kegiatan apa yang di pioritaskan lebih utama, untuk dapat kita lakukan sesuai dengan pagu dana yang ada, ucapnya.

Saya sangat berharap kepada masyarakat agar dapat membantu pemerintah kampung dalam menindak lanjuti kembali kegiatan kedepan dapat yaitu kegiatan data penduduk di kampung ini, yang mana sudah di sampaikan oleh pendamping tingkat distrik, guna mengejar ketertinggalan dari beberapa kampung di distrik Aitnyo tengah, Tutur Yansen.

Yansen menghimbau supaya masyarakat dapat bekerjasama untuk mengambil data yang dibutuhkan seperti kartu tanda penduduk(KTP) yang belum memiliki harus segera mendaftarkan namanya kepada kami, begitu juga dengan kartu keluarga(KK), agar kita dapat melanjutkan kepengurus ketingkat atas di Dinas Kependudukan atau (Dukcapil).

Besar harapan kepada pemerintah kabupaten maybrat, terutama kedinas terkait seperti, seperti Dinas kependudukan (Dukcapil) agar dapat membantu agar masyarakat kampung di dalam proses pembuatan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga, meminta agar jangan di persulit, tandasnya./(Jhon kambu)

Berikan Komentar