Berita

Lempar Amplop Ke Wartawan, Kepala Desa Jeungjing Cisoka Diduga Melecehkan Profesi Jurnalis

×

Lempar Amplop Ke Wartawan, Kepala Desa Jeungjing Cisoka Diduga Melecehkan Profesi Jurnalis

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Ternyata masih saja dugaan tindakan kriminalisasi terhadap insan pers, belum lama ini 2 wartawan media online diduga dilecehkan Oleh Kades Jeunjing Kecamatan Cisoka saat hendak konfirmasi terkait pembangunan paving blok diDesa Jeunjing. Sabtu (15/012022)

Berawal dari pekerjaan paving blok di kampung kecok pebuaran Rt 01, Rw 01, Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Awak media berkunjung ke lokasi, saat berbincang bincang dengan salah satu pekerja di tempat,

“Pak kenapa kerjaannya tidak pakai pengerasan, terlebih dahulu?”, tidak apa apa karena badan jalan nya aja sudah keras, jawab salah satu pekerja.

“Memang dibolehkan pak?”. Kami kembali bertanya.

Namun pekerja tersebut tidak menjawabnya, hanya diam.

Padahal ada beberapa dari bahan material nya ada yang diduga bekas pakai, (tambal sulam), mereka tidak menjawab.

Rival salah satu jurnalis Media Online yang diduga mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari Kades Jeungjing, menceritakan kejadian itu kepada wartawan.

“Kejadian bermula saat saya dan rekan dari Media lain berkunjung kerumah Ibu Kades, karena sudah dua kali berusaha ketemu di Kantor Desa Jeungjing tidak pernah ketemu, kami hendak mengkonfirmasi terkait adanya penyimpangan dalam pengerjaan proyek Dana Desa, terpaksa kami lakukan konfirmasi ke kediamannya di Kampung Kecok Desa Jeungjing Kecamatan Cisoka pas ketemu hari Sabtu 15 Januari 2022 sekitar jam 13.40 wib, tetapi diluar dugaan bukan jawaban yang kami dapatkan pas Ibu Kades keluar dia melemparkan dua amplop kecil warna putih keatas meja di hadapan kami sambil berlalu pergi kedalam rumahnya lagi,” tuturnya.

Masih dari keterangan Rival bahwa dia sebenarnya baik-baik datang kerumah Ibu Kades dengan mengucapkan salam terlebih dulu sebelum dipersilahkan duduk oleh suaminya.

“Pas datang kami disambut baik oleh suaminya, sambil nunggu Ibu Kades keluar, tapi setelah si Ibu Kades’nya keluar malah dia melakukan hal diluar dugaan saya dan rekan saya, kami dilempar dengan amplop dengan memperlihatkan muka sinisnya.

Dari kejadian ini saya berharap kepada Ketua Apdesi dan Pak Camat Kecamatan Cisoka agar melakukan pembinaan karakter dan sikap agar menjadi contoh yang baik sebagai pelayan publik, jangan mentang-mentang pejabat bersikap se’enak dewek,” pungkas Rival.

Kepala Bidang Hukum dan Ham Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten Suryadi mengecam keras dengan adanya dugaan pelecehan kepada dua wartawan oleh oknum Kades, agar teman-teman wartawan bergerak mempertanyakan apa maksud dari kades tersebut.

Lanjut Suryadi,” kembali penghinaan dan pelecehan menimpa kepada peran profesi Jurnalis, para Jurnalis yang menjadi sasaran perlakuan tidak menyenangkan dari Oknum Kades jeungjing Instansi Kecamatan dan Apdesi dinilai gagal dalam pembinaan.

(Bonai)

Berikan Komentar