sWara45 | PALI – Akhir-akhir ini banyak lampu penerangan jalan di Pendopo yang notabene pusat ibukota Kabupaten PALI mengalami kerusakan, Sehingga tidak menyala pada malam harinya. Hal ini membuat warga banyak mengeluh, karena dampaknya suasana jalan kota Pendopo menjadi gelap.
Sebagian besar lampu jalan sudah banyak padam. Padahal, dengan adanya lampu penerangan jalan terutama di kawasan permukiman penduduk besar manfaatnya terhadap masyarakat, Yakni permukiman penduduk terasa terang pada malam harinya.
Banyaknya kerusakan lampu penerangan jalan ini diharapkan menjadi perhatian oleh instansi terkait, Khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU-TR) Kabupaten PALI. Setidaknya melakukan pendataan dan perbaikannya, Karena sudah banyak yang rusak.
“Sepertinya, sudah selayaknya dilakukan perbaikan ataupun penggantian lampu jalan, Karena sekarang ini sudah banyak padam. Dengan matinya lampu penerangan jalan, suasana jalan menuju pusat kota Pendopo menjadi gelap gulita,” ungkap FR (inisial), Salah seorang warga Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI (24/04/22).
“Cak manolah yoh lampu jalan dari start Beracung sampai ke Simpang Empat Handayani mati. Madak’i sudah 9 tahun Pali berdiri, Katonyo Pali cemerlang kalo gelap cak ini cak Mano nian, Padahal setau aku 1,6 m anggaran Pemkab Pali untuk bayar lampu jalan sekabupaten Pali,”ungkap FR dengan nada kesal.
“Maksud aku sayang Idak idup (lampunya;red) karena ini kota kalo di hutan iyolah”ungkap FR lagi.
“Apo lagi sekarang musim begal, membuat kesempatan para Begal ini tu, Kagek sudah ado korban baru nak betindak terutama dinas PU dalam hal ini yang bertanggung jawab. Karno dr Simpang Raja ke Talang Ubi termasuk lingkar dalam kota, Jelas butuh penerangan karena rawan begal dan lakalantas kalo kurang penerangan,” pungkasnya. (Riv/Pali)

