Swara45 | Tangerang-proyek tambal sulam betonisasi jalan raya serang, kembali makan korban kecelakaan,karena tidak adanya penerangan jalan raya di malam hari dan minimnya rambu rambu proyek.kamis (04/11/2021)
Terjadi korban kecelakaan di jalan raya serang pada malam hari, tepat nya di depan PT.BUNTARA MEGAH INTI,cereme desa sumur Bandung kec Jayanti kabupaten Tangerang Banten, seorang pemuda yang hendak jemput saudaranya pulang kerja jam 12 malam.
Andri , security PT.BUNTARA MEGAH INTI,yang bertugas jaga malam itu mengatakan, melihat kecelakaan itu,pengendara sepeda motor jatuh di lokasi proyek tambal sulam jalan raya serang, tepat nya depan perusahaan yang saya jaga.jelasnya
ia menambahkan, pengendara sepeda motor itu tidak melihat ada proyek tambal sulam betonisasi jalan raya,karena keadaan jalan raya gelap tanpa penerangan / PJU,serta minimnya rambu rambu proyek sehingga tidak sefty,dan sudah sering terjadi kecelakaan di lokasi itu.. ungkapnya
Daus, warga kp Bakung kec Jayanti, orang tua korban kecelakaan, menceritakan,anak nya mau menjemput kakaknya pulang kerja jam 12 malam,dan saya lagi di rumah menerima informasi bahwa anak saya kecelakaan di jalan raya yang lagi di kerjakan proyek tambal sulam jalan raya,
Daus,menyayangkan kejadian tersebut karena tidak ada penerangan jalan dan rambu rambu proyek minim sehingga tidak sefty,dan mengakibatkan anaknya menjadi korban kecelakaan di lokasi tersebut,dan pada malam itu juga saya bawa anak saya ke RSUD tobat Balaraja,anak saya mengalami patah tulang pundaknya dan harus mendapatkan intensif.
Saya harap pihak terkait, dapat bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan yang menimpa anak saya,di karenakan tidak ada nya penerangan jalan umum dan minimnya rambu rambu proyek jalan raya Serang,dan tidak terjadi lagi peristiwa yang anak saya alami sekarang ini .
(Bonai)

