SWARA45.COM-Atikah salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Jagabaya ,Kecamatan Warunggunung mengaku kecewa lantaran barcode alias surat panggilan pencairan bantuan sembako dan bansos minyak goreng miliknya sudah ada yang mendatangani alias sudah di cairkan.
Ia juga mengaku bingung sebab,barcode yang diserahkan kepada petugas desa awalnya tidak ada panggilan saja.namun hingga menunggu antrian sampai selesai saat di tanyakan nama dirinya sudah ada yang menandatangani alias sudah ada yang mengambil.
“Surat panggilan di kasihkan ke petugas desa,namun saat menunggu antrian sampai selesai nama saya tidak di panggil,pas saya tanyakan ternyata sudah ada yang menandatangani pencairan itu”ungkap Atikah kepada wartawan. Senin (18/4/2022).
Untuk mengambil haknya,Atikah pun kembali mendatangi kantor desa agar dapat di cairkan bantuan itu dari pos.
” Tadi pagi saya didampingi pihak Desa sudah mendatangi kantor pos warunggunung, kata orang posnya nanti yah bu belum kita cek soalnya masih ramai, harapan saya sih bansos saya ini bisa dicairkan ” harapnya.
Sementara itu Kepala Desa Jagabaya Ahmad saat di konfirmasi kejadian itu ada kesalahan dari PT Pos dan pendamping desa pada saat penyaluran.
“PT Pos harus bertanggungjawab dan harus di berikan kepada haknya apalagi beliau KPM belum menerima bukti poto sebagai penerima”ujar Ahmad.
Ketika disinggung soal KPM yang tidak mendapatkan kembali,Ahmad mengaku masih mempertanyakan kepada TKSK dan dinas sosial.
“Saya juga aneh ko kenapa ga semua warga yang dapat BPNT sama PKH tidak dapat bantuan sosial minyak goreng,untuk jumlah pemegang kartu BPNT sama PKH kurang lebih 450 KPM” ungkapnya .
Hingga berita ini ditayangkan,masih berupaya di konfirmasikan ke pihak PT Pos. (1K)

