sWara45 | Tangerang – pasca kebakaran pasar desa gembong seminggu yang lalu,akibat arus pendek konsleting listrik, hampir separuhnya pasar tradisional desa gembong kecamatan Balaraja di lalap si jago merah, terpantau para pedagang pasar desa gembong membangun kembali kios/toko nya dengan modal sendiri.minggu ( 27/22/22)
pasalnya,kurang lebih 100 kios/toko di pasar desa gembong ikut hangus terbakar beserta isinya, terdiri dari toko pakaian dan sembako,untung saja tidak memakan korban jiwa hanya matrial dan bahan dagangan yang ikut kebakaran kerugian di perkirakan ratusan juta rupiah.
Hasil investigasi awak media ke lokasi pasar gembong pasca kebakaran,memantau dan sempat mewawancarai salah satu pedagang sembako yang juga ikut di lalap si jago merah tokonya.
Sukamanah alias manil,warga kp Pabuaran desa Gembong,sudah 15 tahun saya berjualan sembako di pasar gembong sejak anak saya kelas satu SMP dan bercerai dengan suami,saya menjadi tulang punggung keluarga untuk membiayai hidup dan sekolah kedua anak saya,tuturnya
kebakaran pasar desa gembong sudah tiga kali dan kejadian nya pun persis sama, yaitu pada malam hari,dan kali ini paling parah api membakar separuh pasar gembong,di perkirakan modal dagangan sembako saya yang ikut hangus terbakar sekitar 50 juta,dan sekarang harus membuat kembali kios baru serta modal awal lagi dapat di perkirakan 100 juta habisanya.
saya berharap ada bantuan dari pemerintah atas kerugian yang kami alami, karena kami para pedagang pasar desa gembong selalu memberikan uang Salar setiap hari 3 kali uang salar yaitu , uang keamanan dan uang kebersihan sejumlah 2000 rupiah x 3 sehari, tutupnya
Bonai

