sWara45 | Lebak – Diduga Terintimidasi, Karyawan PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 Rangkasbitung di Desa Sukamanah, Kabupaten Lebak, mengundurkan diri setelah diduga diancam oleh Supervisor karena tunggakan uang pungli rekrutmen.
Informasi ini terungkap dari kesaksian Encep, yang menyatakan bahwa ia membayar Rp 4,5 juta saat mendaftar di PT PWI 6. Namun, dari total tersebut baru terbayar 4 juta, sementara sisanya 500 ribu belum disetor. Encep diduga diancam dan ditekan selama bekerja hingga akhirnya mengambil keputusan untuk mengundurkan diri.
Encep mengungkapkan, “Saat melamar di PT PWI 6, saya diminta uang oleh Supervisor ‘AMR’ sebesar 5 juta. Namun, karena keterbatasan finansial, saya hanya bisa menyiapkan 4,5 juta.” Uang itu diberikan di toilet perempuan di PT PWI 6, dengan persetujuan untuk membayar sisanya setelah bekerja.
Setelah ditempatkan sebagai operator selama lebih dari 2 bulan, Encep merasa terganggu dengan perlakuan buruk dan tekanan yang diberikan oleh ‘AMR’. Dia mencatat, “Hanya karena sisa uang admin sebesar 500 ribu belum dibayarkan, saya dihadapkan pada situasi tidak menyenangkan dan kondisi kerja yang tidak nyaman.”
Dalam konfirmasi lewat pesan WhatsApp, ‘AMR’ tidak memberikan tanggapan terkait tudingan ini.
Sebagai informasi yang dilansir dari, Indopos.co, ‘AMR’ sebelumnya telah mendapat sorotan karena diduga sering memaksa karyawan membayar sejumlah uang setiap bulan serta meminta barang-barang pribadi hingga alat kontrasepsi untuk keperluan pribadinya.(JmR)

