Berita

Konferensi ke-II Wilayah II GBAI Gereja Baptis Anugrah Indonesia Kabupaten Maybrat

×

Konferensi ke-II Wilayah II GBAI Gereja Baptis Anugrah Indonesia Kabupaten Maybrat

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Maybrat – Bupati kabupaten Maybrat Dr Bernard Sagrim, Drs MM, membuka konferensi II wilayah II GBAI dilaksanakan pada Selasa,(30/11/2021) di Jemat Sukacita uter Aitinyo.

Konferensi II GBAI wilayah II di laksanakan selama 2 dua hari yaitu Selasa tgl 30 – 01 Desember 2021 dengan tujuan masa layan badan pengurus yang lama telah berakhir sesuai anggaran dasar dan angaran rumah tangga (ADR dan ADRT, yang mana setiap lima 5, tahun sekali untuk melakukan pemilihan dan pergantian dilakukan mulai dari ketua sampai dengan badan pengurus GBAI kabupaten maybrat.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Dan melakukan musyawarah untuk mendapatkan badann pengurus yang baru masa layan 2021sampai dengan masa layan 2026, peserta dari masing masing jemaat berjumlah 6 enam orang dari 12 Jemaat dan 2 dua pos P,i jadi perserta sidang berjumlah 132 orang.

Turut hadir Bupati kabupaten maybrat Dr Bernard Sagrim Drs MM, ketua GBAI pengurus pusat Pdt Matias Yarollo, S.Th, ketua KNPI kabupaten maybrat Kelemes Howay, ST, para anggota DPR kabupaten maybrat, dan para tua tua jemaat maupun pendeta sekaligus dengan jematnya masing masing dan tamu undangan.

Adapun sumber sumber dana yang dapat di peroleh dari pemerintah kabupaten maybrat, dan sumbangan kaum intelektual serta sumbangsih dari partisipasi jemaat masing masing, total dana Rp. 487.000.000, (empat ratus delapan puluh tujuh juta rupiah).

Dr Bernard Sagrim Drs MM bupati kabupaten maybrat menyampaikan kepada umat (GBAI) Gereja Baptis Anugrah Indonesia bahwa melalui kegiatan konferensi ke- II di tahun ini, yaitu tahun 2021 GBAI sebagai organisasi harus bangkit dan mandiri dalam mengharmonis kan umatnya.

Yang di maksudkan dengan kemandirian yaitu bagimana GBAI dapat mensejahterakan para hamba hamba Tuhan, pendeta dan para Gembala sidang di lingkuan GBAI, dalam menanggapi segala kebutuhan hidup mereka, untuk dapat terpenuhi dengan baik, sehingga mereka dapat melayani umatnya dengan baik, Tanpa ada beban yang mengikat mereka dalam pelayanan, ujar Bernard Sagrim.

Kalau kita tidak dapat memperhatikannya pendeta, hamba hamba Tuhan dan para gembala sidang dengan baik, itu akan membuat Gereja gereja tidak dapat berkembang maupun, GBAI tidak pernah maju, berkembang secara mandiri ke depan, ujarnya.

Dan juga Gereja dapat melaksanakan Ekonomi jemaat untuk dapat menunjang kebutuhan jemaat nya, dalam pengembangan kedepan yang lebih maju dan mandiri contohnya seperti, jemaat dapat membuka koperasi, kios dan bertani atau yang biasa lazimnya berkebun, sehingga dapat di kelola oleh jemaat itu sendiri, maka dengan itu akan memacu menjadi maju dan mandiri secara demisioner, ungkapnya.

Lanjut nya, Itulah harapan harapan saya kedepan supaya jangan lagi jemaat menaruh harapan terus kepada pemerintah soal hal hal teknis yang kecil dalam bentuk apa saja yang bisa di lakukan oleh organisasi gereja itu sendiri, dalam menjawab kebutuhan ekonomi jemaatnya, kedepan yang bermandiri dan bermatabat di dalam Tuhan kita Yesus Kristus.

Adapun himbauan saya selaku kepala daerah kabupaten Maybrat kepada seluruh stake holder dan seluruhnya tanpa terkecuali masyarakat kabupaten maybrat dalam memasuki tanggal Satu Desember yang bisanya di sebut sebagai hari kemerdekaan Papua barat, pada besok hari jangan ada yang ikut interfensi dan terprovokasi dalam melaksanakan hal hal yang dapat merugikan banyak orang, tolong menjaga keamanan dan kamtibmas di lingkungan kita masing masing, pungkas Bupati.(Jhon Kambu)

Berikan Komentar