Berita

Kolaborasi Pemuda dan Warga di Desa Pete, 22 Anak Yatim Terima Santunan

×

Kolaborasi Pemuda dan Warga di Desa Pete, 22 Anak Yatim Terima Santunan

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, warga RT 003 RW 002 Kampung Pabuaran Asem, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menggelar acara santunan anak yatim, Jum’at /07/2025.

Kegiatan bertema “Indahnya Berbagi Berkah, Menyulam Kebahagiaan Bersama Anak Yatim” ini diinisiasi oleh pemuda setempat bekerja sama dengan pengurus lingkungan. Sebanyak 22 anak yatim dari tiga RT di RW 002 menerima santunan dalam acara penuh haru tersebut.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Acara turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan aparatur desa, antara lain Ustadz Imron, Ketua Pemuda Desa Pete Hendra Wijaya, Ketua RW 002 Sopian, Ketua RT 003 Toni, perwakilan dari Pemerintah Desa Pete, serta puluhan warga dan anak-anak yatim.

Dalam ceramah singkatnya, Ustadz Imron mengajak masyarakat untuk menjadikan santunan sebagai wujud nyata kepedulian yang diajarkan dalam agama.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini. Walaupun dimulai dari hal kecil, ini adalah bentuk nyata perintah Allah dalam Al-Qur’an untuk mengasihi anak yatim. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih meriah dan melibatkan lebih banyak pihak,” katanya.

Hendra Wijaya, Ketua Pemuda Desa Pete, menyampaikan bahwa kehadiran mereka adalah simbol komitmen pemuda untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya untuk anak-anak yatim.

“Kami hadir sebagai bukti bahwa kami akan selalu ada untuk kalian. Semoga semangat berbagi ini menular ke yang lain, dan acara seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Ketua RW 002 Sopian mengaku terharu dan bangga dengan pelaksanaan acara santunan ini.

“Ini langkah awal yang luar biasa. Ke depan, kegiatan seperti ini harus rutin dan cakupannya bisa ditingkatkan ke tingkat desa agar lebih banyak anak yang bisa kita bantu,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 003 Desa Pete, Toni, memberikan apresiasi terhadap kekompakan para pemuda dan warga dalam mewujudkan kegiatan ini.

“Saya sangat mengapresiasi semangat para pemuda dan seluruh warga yang turut peduli terhadap anak yatim. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kita bersama. Semoga menjadi awal dari kegiatan sosial berkelanjutan,” ujar Toni.

Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan secara simbolis. Momen ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap anak-anak yatim adalah pondasi dari masyarakat yang beradab dan penuh kasih.

(DEDI)

Berikan Komentar