Berita

Klarifikasi Uu Ruzhanul Ulum WaGub Jabar kepada RJN Bekasi Raya Atas Viralnya Video “Provokasi” Oleh Salah Satu Pengurus DKM Al-jabbar Bandung

×

Klarifikasi Uu Ruzhanul Ulum WaGub Jabar kepada RJN Bekasi Raya Atas Viralnya Video “Provokasi” Oleh Salah Satu Pengurus DKM Al-jabbar Bandung

Sebarkan artikel ini

Bandung, sWara45 – Untuk diketahui bahwa telah viral sebuah video yang menarasikan membunuh dari pada terbunuh Dengan beredarnya video yang sekarang lagi viral yang berstatement yang seperti itu, saya tidak akan menjelaskan lagi karena memang sudah pada baca, pada tahu dan sudah pada lihat mungkin. Tetapi saya akan mengklarifikasi karena ada kelompok- kelompok yang menyalahkan kami selaku Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena itu termasuk pada salah satu pengurus di Masjid Al-jabbar ini, Masjid kebanggaan warga Jawa Barat, Masjid kebanggaan umat Islam yang begitu megah dan hebat dalam kepengurusannya ada yang membuat video yang seperti itu. Ujar nya

WaGub yang akrab di panggil Ustad ini mengatakan, masyarakat seolah-olah kami yang disalahkan dan terutama ini pimpinan kita semua, pimpinan Jabar yaitu Pak Muhammad Ridwan Kamil sebagai Gubernur. Seolah-olah dia yang memasukkan orang tersebut seolah-olah Pak Emil memberikan peluang, Yang jelas Pak Gubernur kita disalahkan dalam hal ini.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Saya sebagai Wakil Gubernur yang sangat memahami tentang kesibukan Pak Gubernur, tentang komonikasi dengan siapapun, maka saya menyampaikan bahwa untuk menyusun kepengurusan Masjid Al-jabbar tidak semuanya mutlak Pak Emil yang menentukan, tidak semuanya Pak Gubernur yang menentukan orang-orangnya karena beliau sebagai pemimpin provinsi yang sangat besar dengan berbagai macam komunitas termasuk diantaranya komunitas ormas Islam dan kelembagaan-kelembagaan yang lainnya, maka Pak Gubernur membuat organisasi tersebut adalah organisasi yang dimiliki oleh bersama dan diisi oleh seluruh orang yang mewakili dari berbagai macam ormas dan komunitas.

Ada yang dari Nahdhatul Ulama, ada yang dari Muhammadiyah, Persis ataupun ormas-ormas Islam yang lain yang ada di situ. Dan juga ada yang mewakili dari kepengurusan MUI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat yang dimana usulan tersebut adalah dari MUI Kabupaten/Kota.

Jadi Pak gubernur tidak tahu dan mungkin tidak paham siapa yang diusulkan oleh Kabupaten A dari unsur MUI siapa yang diusulkan, Kabupaten B dari MUI termasuk mungkin bisa saja dari ormas Islam pun kalau memang mungkin orangnya belum dikenal, Pak gubernur tidak paham termasuk orang yang sekarang sedang viral adalah salah satunya ataupun termasuk kepengurusan Al-jabbar. Terang nya

Saya sampaikan bahwa yang mengusulkan orang yang saya sampaikan tadi, kami yakin Pak gubernur tidak kenal, baik secara pribadi ataupun latar belakang dan yang lainnya karena rekruitmen pengurus DKM Al-jabbar adalah usulan dari yang disampaikan tadi.

Memang diakui ada yang diusulkan oleh Pak gubernur termasuk juga diusulkan oleh saya, ada. Begitu. Tetapi disaat ada salah satu anggota pengurus DKM Al-jabbar yang viral, ya mohon maaf.

Saya sebagai Wakil Gubernur perlu menyampaikan bahwa itu kami yakin Pak gubernur tidak tahu orang tersebut masuk kepada wilayah-wilayah yang menurut masyarakat hal itu tidak pantas untuk menjadi pengurus DKM Al-jabbar. Ungkap beliau

Dan kami yakin kalau itu sudah terjadi dan membuat kegaduhan dan masyarakat tidak sependapat ada orang-orang yang membuat kekacauan kegaduhan dan provokator, provokasi dimasukkan ke pengurus DKM Al-jabbar, gak susah tinggal dirubah tinggal diganti. Tetapi perubahan dan penggantian ini mungkin Pak gubernur juga tidak serta merta tetapi berkoordinasi dan berkomunikasi dengan orang yang mengusulkan karena Pak gubernur ingin orang-orang yang ada didalamnya adalah orang-orang yang merasa memiliki dan mewakili gitu.

Sebenarnya Pak gubernur bisa saja langsung coret dan ganti dengan kewenangannya tapi tidak seperti itu. dan itu akan menjadikan masukan bagi kami dan juga kami akan sampaikan kepada Pak gubernur tentang hal itu.

Saya sebagai orang dekat Pak Emil dan saya sebagai teman seperjuangan insyaallah beliau akan bijaksana apalagi beliau sangat responsif terhadap masyarakat Jabar, aspirasi dan keinginan yang bergejolak ya insyaallah dan sekaligus terimakasih atas masukan-masukan dari masyarakat.

Ini menunjukkan masyarakat terasa memiliki terhadap Mesjid Al-jabbar dan Jawa Barat.
Adapun kekhilafan dan kealpaan seorang pimpinan hal itu memang manusia tidak ada yang sempurna. Kesempurnaan adalah milik Allah. Al-insan manusia tempat salah, kekhilafan dan kealpaan.

Karena itu kami ucapakan terima kasih. Ini semua merupakan bukti ya, masyarakat Jabar memiliki keperdulian terhadap Jabar itu sendiri termasuk Masjid Al-jabbar. Tutup nya ( Red/RJN )

Berikan Komentar