Berita

Ketum LSM KOMPAK H. Retno Juarno: Putusan Pemenang Pasar Gudang Tigaraksa Janggal Dan Tidak transparan

×

Ketum LSM KOMPAK H. Retno Juarno: Putusan Pemenang Pasar Gudang Tigaraksa Janggal Dan Tidak transparan

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang – Putusan pemenang Beauty Contest (BC) pengelolaan pasar gudang tigaraksa sudah di umumkan ke peserta, namun di rasa ada yang janggal dan tidak transparan oleh beberapa peserta. 

Menurut H. Retno Juarno, ada peserta Beauty Contest (BC) menuturkan dari awal proses KAK (kerangka Acuan kerja) sudah terasa janggal karena penawaran dikirim ke alamat Perumda Pasar NKR tanpa ada penjelasan teknis seperti apa, Rabu 04/ 12 /2024.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Lebih lanjut, Pada saat tahapan expose pun peserta diminta membuat proposal Bisnis, Resume Proposal bisnis dan rencana financial project disampaikan ke panitia sedangkan penawaran disampaikan dalam amplop tertutup yang sebenernya juga percuma karena nilai penawaran itu hasil akhir dari financial project yg disampaikan secara terbuka.

Infonya azas tranparansi dari panitia tidak dijunjung dan diduga BC hanya akal akalan perumda pasar NKR saja, karena setelah peserta mengumpulkan proposal bisnis, financial project, resume proposal bisnis dan penawaran panitia tidak langsung memberikan penilaian atau skoring, Jelasnya

Dan tidak langsung membuka semua penawaran kehadapan peserta Beauty Contest Point apa saja yang dinilai dan bobotnya berapa pun peserta tidak tahu 

Beauty Contest di gelar pada 22 november 2024 dan hasil keputusan pemenang pada tgl 2 Desember 2024 baru di wa surat hasil BC dikirim via WhatsApp peserta yang hasilnya antara terpilih dan tidak terpilih via wa surat PDF, 

Dengan adanya kejanggalan BC  tersebut apa lagi tidak adanya transparansi yang di keluhkan rekan rekan peserta Beauty Contest (BC) Saya Ketua Umum LSM Kompak akan kirim surat aduan Perumda Pasar NKR Kabupaten Tangerang ke Inspektorat dan DPRD komisi II Kabupaten Tangerang.

Seharusnya azas keterbukaan dijalankan jangan hanya sekedar tahapan yang harus dilalui, ini menimbulkan kecurigaan dan terkesan Perumda Pasar NKR Kabupaten Tangerang tidak rofesional menjalankan tugasnya atau ada “sesuatu yang ditutupi,” Tutup H.Retno Juarno. ( Dedi )

Berikan Komentar