ACEH TAMIANG | SWARA45.COM – Polda Aceh diharapkan segera menangkap pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Mustahuddin, Kepala Desa Babah Lueng Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara beberapa hari lalu.
Demikian dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Aceh Tamiang Alfian SH kepada Swara45.com, dikarang Baru, Rabu (4/1/2023).
Menurut Ketua DPC APDESI Aceh Tamiang Alfian SH mengatakan, Kepala Desa Babah Lueng Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara tersebut babak belur dihajar sekelompok preman.
‘Korban dikeroyok oknum massa hingga mengalami luka serius muntah darah dan luka memar di sekujur tubuh akibat dilempar pakai batu,”kata Alfian.
Alfian menjelaskan, dari Inpormasi DPD APDESI Aceh, Mustahuddin mengaku, kelompok pelaku tersebut merasa tidak diberi jatah proyek anggaran dana desa (DD), sehingga membuat keonaran dalam pembangunan Desa, sehari sebelumnya Minggu (01/01/2023).
“Para pelaku juga telah memukul pekerja yang melaksanakan pembangunan proyek pengerasan jalan di Desa tersebut,”ucap Alfian.
Lebih jauh Alfian menlaskannya, kasus pemukulan seperti ini sudah sering terjadi di Aceh sejak pandemi COVID-19.
Namun kata Dia, tindakan tegas terhadap para pelaku pemukulan kepala Desa ini masih saja belum berjalan maksimal.
Dia juga menyebut jika kasus pemukulan terhadap Kepala Desa Babah Lueng tak segera dituntaskan atau pelakunya tidak diproses hukum dikhawatirkan dapat menimbulkan ketidak nyamanan bagi kepala desa yang berada di Aceh dalam menjalankan tugas dan pembangunan Desa
“Saya sangat berharap Polda Aceh agar kiranya segera mengambil tindakan atas kusus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Mustahuddin, Kepala Desa Babah Lueng, Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara tersebut,”ucap Alfian.
“Mengingat saat ini kondisi Aceh yang sudah kondusif dan aman,”pungkas Alfian SH, Ketua DPC APDESI Aceh Tamiang.[Afrizal]

