Berita

Ketidak pedulian Kecamatan Sukamulya Disorot, Pekerjaan U-Ditch Terpaksa Dibongkar

×

Ketidak pedulian Kecamatan Sukamulya Disorot, Pekerjaan U-Ditch Terpaksa Dibongkar

Sebarkan artikel ini

sWara45.com | Kabupaten Tangerang – Proyek lanjutan penataan halaman Alun-Alun Kecamatan Sukamulya kembali menjadi sorotan tajam publik. Setelah menuai kritik dari masyarakat dan berbagai lembaga kontrol sosial, pemasangan U-Ditch yang sebelumnya dikerjakan kini dibongkar kembali oleh pihak pelaksana pada Jumat (1/8/2025).

Kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh CV. Adreena Khey itu diduga tidak sesuai dengan standar teknis dan ketentuan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Sejumlah kalangan menilai pelaksanaan proyek ini dikerjakan secara asal-asalan, tanpa memperhatikan kualitas serta spesifikasi teknis yang seharusnya dijadikan acuan.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Proyek tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 1.962.388.300,-. Sayangnya, pengawasan dari pihak Kecamatan Sukamulya sebagai penerima manfaat dinilai sangat minim bahkan cenderung abai.

“Ini bukti lemahnya fungsi pengawasan dari pihak Kecamatan Sukamulya. Jika mereka peduli, tentu sejak awal kesalahan teknis ini tidak akan terjadi,” tegas Rani Riansyah, Kepala Tim Investigasi Swara45.

Rani juga menambahkan bahwa pembongkaran U-Ditch oleh pihak pelaksana merupakan bentuk pengakuan atas kesalahan teknis yang terjadi. Ia menilai kondisi ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya pemerintah daerah dan instansi pengawas.

“Kami sebagai kontrol sosial tidak akan berhenti memantau proyek ini, apalagi nilainya mencapai hampir dua miliar rupiah. Kami menuntut agar setiap pekerjaan benar-benar dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan aturan yang berlaku, demi menghindari kerugian keuangan negara,” tambah Rani.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kecamatan Sukamulya belum memberikan pernyataan resmi terkait lemahnya pengawasan mereka terhadap proyek yang kini menuai kritik tajam tersebut.

(R.R)

Berikan Komentar